Lima Orang Tewas dalam Tabrakan Bus PMH dengan Tronton yang Sedang Parkir di Rohil
- Sabtu, 24 Agustus 2019
- 851 likes
Sampah di Pekanbaru Akan Jadi Energi Listrik, Perusahaan Jerman Siap Berinvestasi
- Jumat, 23 Agustus 2019
- 851 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Cekcok hingga ada ancaman tembak yang melibatkan Kasatpol PP Pekanbaru Agus Pramono dan Kabid Penindakan BNN Riau Iwan Eka Putra di salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru sangat disayangkan oleh kalangan dewan. Menurut Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel, peristiwa itu seharusnya tidak perlu terjadi apabila masing-masing pejabat mampu menahan diri dan berkomunikasi dengan baik dan santun.
“Kedua instansi ini kan sedang menjalankan tugasnya masing-masing. Satpol PP dengan tupoksinya, begitu juga BNN pun dengan kewenangannya. Harusnya ada komunikasi yang baik tidak harus bersitegang dan itu dipertontonkan pula oleh anggota masing-masing,” ucapnya.
Wilayah kerja BNN itu, imbuhnya, memang tempat hiburan, demikian halnya Satpol PP yang juga punya tupoksi soal giat yang dilakukan semalam.
“Harus saling memahami dan menjaga komunikasi dan jangan sampai terjadi seperti lagi,” paparnya.
Karena itu, ia menegaskan, sesama pejabat itu tidak perlu saling ngotot dan menunjukkan kekuatannya.
“Tidak bisa begitu,” tutur politikus Golkar itu.
Ia menyebut, hal itu yang kemudian membuat giat dan target yang dilakukan akhirnya menjadi buyar. Misalkan BNN sedang tugas, Satpol PP harus memonitor dan memaklumi. Demikian halnya dengan BNN, keduanya dan juga instansi lainnya harus saling menghargainya terhadap tupoksi masing-masing.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-ini-tanggapan-dprd-pekanbaru-soal-cekcok-antara-satpol-pp-vs-bnn.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply