HUT Ke 75, IBI Pekanbaru Bersama Pemerintah Berkomitmen Menekan Angka Stunting

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Pengurus Cabang IBI Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui berbagai program yang berfokus pada pencegahan stunting, peningkatan kesehatan reproduksi, serta penguatan peran keluarga dalam mendukung kehamilan yang sehat.

Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Pekanbaru, Yeni Susilawati, S.ST., M.M., mengatakan peringatan HUT ke-75 IBI tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

"Rangkaian kegiatan HUT IBI ke-75 diisi dengan pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis, baik Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) maupun non-MKJP. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi masyarakat," ujar Yeni.

Ia menambahkan, selain pelayanan KB, IBI Kota Pekanbaru juga terus mengintensifkan upaya pencegahan stunting dengan mengoptimalkan peran Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pekanbaru. 

"Melalui upaya ini, para bidan bisa melakukan penjaringan terhadap bayi dan balita yang mengalami atau berisiko mengalami stunting agar dapat memperoleh penanganan sedini mungkin," sebut Yeni, pada Sabtu (11/07/26).

"Kami juga menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan balita," imbuhnya.

Menurut Yeni, keberhasilan menekan angka stunting dan menurunkan angka kematian ibu serta bayi membutuhkan sinergi yang kuat antara organisasi profesi dan pemerintah daerah.

"Kami berharap Pemerintah Kota Pekanbaru terus mendukung seluruh program kerja IBI sehingga target menurunkan angka stunting serta angka kematian ibu dan bayi dapat tercapai secara optimal," katanya.

Upaya pencegahan stunting, lanjutnya, tidak hanya dilakukan pada masa kehamilan, tetapi dimulai sejak usia remaja. IBI Kota Pekanbaru secara rutin melaksanakan edukasi kesehatan reproduksi di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pekanbaru. 

"Ketika dalam kunjungannya kepada para siswi kita berikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak remaja sebagai bekal menuju kehidupan berkeluarga dan kehamilan yang sehat di masa depan," jelas Yeni.

"Selain itu, edukasi juga diberikan kepada calon pengantin agar memahami pentingnya kesiapan kesehatan sebelum memasuki masa kehamilan. Selanjutnya, ibu hamil didorong menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala guna memastikan kondisi ibu dan janin tetap terpantau," ungkapnya.

Di sisi lain, IBI Kota Pekanbaru turut mengimplementasikan program Ayah Idaman (AMAN) yang diluncurkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Program tersebut saat ini telah dijalankan melalui dua Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), masing-masing di Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Tuah Madani.

"Melalui Program AMAN, para suami didorong untuk berperan lebih aktif dalam mendampingi istri selama masa kehamilan. Edukasi yang diberikan tidak hanya menekankan pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis ibu hamil, tetapi juga mendorong suami terlibat dalam pengambilan keputusan terkait perencanaan kehamilan berikutnya melalui program Keluarga Berencana (KB)," tutup Ketua PC IBI kota Pekanbaru ini.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berharap momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menjadi titik penguatan sinergi antara pemerintah dan tenaga kesehatan, khususnya para bidan, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, S.STP., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar IBI. Ia berharap organisasi profesi tersebut semakin maju, solid, kompak, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru.

"Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia. Semoga IBI semakin jaya, solid, kompak, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Pekanbaru," ujar Masykur.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemko Pekanbaru dan IBI perlu terus diperkuat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang kesehatan. Salah satu program prioritas yang menjadi perhatian adalah percepatan penurunan angka stunting melalui Program Zero Anak Stunting.

Ia menilai peran bidan sangat strategis dalam upaya pencegahan stunting, mulai dari memberikan edukasi kepada pasangan calon pengantin, pendampingan bagi ibu hamil, hingga pemantauan tumbuh kembang balita yang berisiko mengalami stunting.

"Program Zero Anak Stunting yang dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru tentu dapat disinergikan dengan IBI. Peran bidan sangat penting dalam melakukan pencegahan sejak dini melalui edukasi kepada calon pengantin, ibu hamil, hingga pendampingan terhadap anak-anak yang mengalami stunting," kata Masykur.

Selain itu, Ia juga mengajak IBI kota Pekanbaru untuk berperan aktif dalam mendukung program pengendalian penduduk melalui Program Ayah Idaman yang digagas Pemerintah Kota Pekanbaru.

Melalui program tersebut, para bidan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada para suami mengenai pentingnya perencanaan keluarga, pengaturan jarak kehamilan, serta pendampingan terhadap istri pada masa pasca melahirkan.

"Peran seorang ayah dalam keluarga sangat menentukan keberhasilan pembangunan keluarga yang sehat. Karena itu, para bidan diharapkan dapat memberikan bimbingan dan edukasi kepada para suami tentang pentingnya mengatur jarak kehamilan, mendampingi istri setelah melahirkan, serta menciptakan pola komunikasi yang baik dalam keluarga," tutup Plh Sekda kota Pekanbaru.

Dengan berbagai program tersebut, IBI Kota Pekanbaru berharap peran bidan semakin dirasakan masyarakat sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-hut-ke-75-ibi-pekanbaru-bersama-pemerintah-berkomitmen-menekan-angka-stunting-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)