Tinjau Swab Massal di Pasar Baru Ujung Batu Rohul, Ini Kata Sekdaprov Riau
- Jumat, 10 Juli 2020
- 870 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Tenaga kerja tempatan tidak diprioritaskan oleh sejumlah perusahaan yang ada di Siak dan Pelalawan. Hal itu menjadi keluhan masyarakat setempat, sebagaimana disampaikan oleh Anggota DPRD Riau Dapil Siak-Pelalawan, Makarius Anwar. Ia sendiri menerima informasi itu ketika reses di wilayah tersebut.
Ia menyebut, warga memandang tenaga kerja lokal kurang mendapatkan tempat di perusahaan. Di samping itu, perusahaan pun kurang transparan dalam penerimaan tenaga kerja lokal. Adapun kegiatan perusahan di lokasi itu lebih banyak melibatkan orang luar ketimbang warga lokal.
"Terkait hal ini, Perda tenaga kerja lokal itu sudah ada. Namun, diduga tidak dipatuhi pihak perusahaan. Untuk itu, saya akan menyarankan bentuk Pansus tenaga kerja yang akan mengusut satu per satu perusahaan di Riau karena, bagaimanapun, harus ada kejelasan porsi untuk tenaga kerja lokal yang bekerja di suatu perusahaan," ucapnya..
Berdasarkan keluhan masyarakat, sambungnya, juga didapati bahwa dalam sistem penerimaan pekerja di beberapa perusahaan, tidak diumumkan di tingkat lokal, tetapi hal itu dilakukan di pulau Jawa.
"Sehingga masyarakat setempat tidak mengetahui informasi pembukaan penerimaan pekerja. Akibatnya, tingkat pengangguran menjadi tinggi. Ini yang harus dicarikan solusinya. Saya sarankan agar DPRD Riau membentuk panitia khusus," tutur politikus PKS ini.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-dprd-riau-diminta-bentuk-pansus-terkait-perusahaan-tidak-prioritaskan-tenaga-kerja-lokal.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply