DPD Partai Demokrat Riau Berencana Cabut Laporan Kasus Perusakan Baliho di Pekanbaru

Logo
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, mengecek bendera dan spanduk Demokrat yang dirusak di Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018).

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Intruksi dari DPP Demokrat untuk mencabut laporan kasus perusakan alat peraga kampanye (APK) Partai Demokrat yang melibatkan HS (22) beberapa waktu lalu hingga saat ini masih dinanti oleh Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Asri Auzar.

Pihaknya, kata Asri, masih berharap pihak kepolisian bisa menuntaskan dan mengungkap otak pelaku intelektual kasus yang terjadi pada saat Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berkunjung ke Pekanbaru.

"Kami masih menunggu intruksi pusat (DPP Demokrat, red). Kami juga masih berharap kasus ini cepat diungkap oleh pihak kepolisian," katanya.

Menurutnya, perusakan APK itu merugikan partainya hingga Rp200 juta. Di samping rugi dalam hal materi, perusakan itu pun mengusik marwah Partai Demokrat di tingkat nasional.

"APK itu adalah simbol dan lambang partai yang kami junjung. Sudah seharusnya identitas partai dibela, ini marwah partai kami," paparnya.

Di sisi lain, kendati belum ada informasi terkini yang diterima dari pihak penyidik terkait atas kasus itu, ia meminta para kader Demokrat di seluruh Riau agar tetap tenang. Asri menyatakan, hal itu sesuai instruksi SBY saat ia menghadiri rapat khusus di Jakarta beberapa hari pascakasus perusakan itu terjadi.

"Pak SBY instruksikan semua kader tetap tenang, jangan sampai ada upaya balas dendam. Pak SBY minta seluruh kader tetap berkampanye santun, meski kami diganggu," tegasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-dpd-partai-demokrat-riau-berencana-cabut-laporan-kasus-perusakan-baliho-di-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)