Ditbinmas Polda Riau Memberikan Edukasi Anti Perundungan Dilingkungan SMKN 3 Pekanbaru

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Upaya mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah terus digencarkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau, langkah ini dilakukan melalui pendekatan edukatif dengan menyambangi sekolah, memberikan pemahaman hukum kepada para pelajar, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Komitmen itu salah satunya disampaikan oleh Pelaksana Tugas Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Plt Wadirbinmas) Polda Riau, AKBP H. Efri Yarnuri, SH., M.Si., saat melaksanakan sosialisasi dan edukasi bahaya perundungan di lingkungan SMKN 3 Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan siswi diberikan pemahaman mengenai dampak serius perundungan, baik bagi korban maupun pelaku. AKBP Efri mengingatkan bahwa tindakan yang kerap dianggap sebagai candaan antar teman dapat berkembang menjadi persoalan serius dan, dalam kondisi tertentu, bersentuhan dengan ranah hukum.

"Masalah perundungan di sekolah sangat tidak baik apabila dibiarkan. Ini bisa bersentuhan langsung dengan masalah hukum, karena anak dapat berada pada posisi sebagai pelaku maupun korban," ujar AKBP Efri.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital juga menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian serius. Penggunaan telepon pintar berbasis Android yang tidak dibatasi maupun tidak diawasi secara memadai oleh orang tua dapat membuka ruang bagi anak untuk terpapar berbagai perilaku negatif di dunia maya.

"Karena itu, Kami dari Polda Riau berkomitmen memperluas upaya pencegahan dengan mendatangi sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru. Sosialisasi dan edukasi akan terus dilakukan untuk mengingatkan pelajar, guru, serta pihak sekolah mengenai bahaya perundungan sekaligus konsekuensi hukum yang dapat timbul," sebutnya.

Efri menegaskan, langkah persuasif dan edukatif menjadi bagian penting dalam pencegahan. Namun, apabila ditemukan tindakan yang memenuhi unsur pelanggaran hukum dan membahayakan keselamatan maupun jiwa seseorang, kepolisian akan mengambil langkah penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

"Langkah dan upaya ini tentu tidak dapat dilakukan oleh pihak kepolisian saja, tetapi dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, komunitas, dan aparat penegak hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda," ujar AKBP Efri.

"Kami berpesan kepada anak-anak untuk tidak mengolok-olok teman, tidak menyakiti perasaan orang lain, serta senantiasa mendengarkan nasihat orang tua dan guru, saling menyayangi sesama makhluk ciptaan Tuhan, tidak bersikap sombong maupun angkuh, dan perlu diingat bahwa kita seluruh anak bangsa merupakan bagian dari satu keluarga besar," tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Pekanbaru Wawan Suryawan S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Polda Riau yang telah memberikan pemahaman tentang bahaya perundungan atau bullying, sehingga nantinya bisa dipahami bagi anak-anak agar bisa bersikap lebih baik kedepannya.

"Ada beberapa pemahaman perilaku yang perlu disikapi bagi anak-anak kita yang bisa merugikan  orang lain maupun teman-temannya. Sebagai catatan bahwa perilaku perundungan ini bisa berdampak buruk bagi mereka karena bisa menjadi masalah hukum walaupun meski masih usia pelajar," sebut Wawan.

"Dengan sosialisasi ini kita berharap kedepannya anak-anak bisa menjaga dalam setiap pergaulan,  sehingga diketahui ada tindakan-tindakan kita yang perlu diperhatikan bisa merugikan hak-hak orang lain ataupun teman-temannya. Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan secara kontinyu agar lebih paham dalam bergaul di dalam maupun di luar sekolah," tutupnya.

Kegiatan sosialisasi di SMKN 3 Pekanbaru tersebut tidak hanya berfokus pada isu perundungan. Dalam kesempatan yang sama, Ditbinmas Polda Riau juga menjalankan program Green Policing melalui penanaman bibit pohon kelengkeng.

Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari pesan yang lebih luas kepada generasi muda bahwa menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga dengan kepedulian terhadap lingkungan. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-ditbinmas-polda-riau-memberikan-edukasi-anti-perundungan-dilingkungan-smkn-3-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)