Dampak Kabut Asap, Pemko Pekanbaru Alokasi Belanja Kesehatan dan Siagakan 21 Puskesmas

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru meningkatkan kesiapsiagaan sektor kesehatan menyusul dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu peningkatan kabut asap dan mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, S.K.M., M.Kes., mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menekan risiko penyakit yang ditimbulkan oleh paparan asap karhutla.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah meningkatkan belanja kesehatan untuk mendukung penanganan kondisi darurat, termasuk pengadaan obat-obatan dan masker bagi masyarakat yang terdampak.

"Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan penyakit akibat dampak asap bagi masyarakat yang terdampak, khususnya anak-anak, balita, ibu hamil, dan lansia," ujar Dedy.

Ia menambahkan data dari Dinas Kesehatan menunjukkan, hingga saat ini terdapat 398 kasus penyakit yang berkaitan dengan dampak asap karhutla, yaitu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 365 kasus, penyakit Pneumonia sebanyak 2 kasus, penyakit konjungtivitis sebanyak 9 kasus, penyakit iritasi kulit sebanyak 11 kasus, dan penyakit Asma sebanyak 11 kasus.

"Angka ini menjadi perhatian pemerintah kota mengingat paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok masyarakat yang rentan," sebutnya.

Sementara itu, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dampak kesehatan akibat kabut asap, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiagakan 21 puskesmas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak selama 24 jam.

"Upaya Kesiapsiagaan ini diharapkan dapat memastikan masyarakat memperoleh pertolongan dan layanan kesehatan secara cepat apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Harapannya masyarakat bisa terlindungi dengan baik," jelas Dedy.

Langkah antisipasi ini menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, khususnya dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap karhutla. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-dampak-kabut-asap-pemko-pekanbaru-alokasi-belanja-kesehatan-dan-siagakan-21-puskesmas-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)