BPIP RI Gelar Sosialisasi Ideologi Penguatan Pancasila di Bumi Lancang Kuning

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) melaksanakan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dengan mengangkat tema penguatan Nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat dalam rangka mewujudkan Indonesia Raya.

Pemerintah Provinsi Riau yang diwakili Asisten III Setdaprov Riau M Job Kurniawan menyampaikan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila ini sangat relevan dengan kondisi objektif Provinsi Riau dengan tingkat kemajemukan yang tinggi yang mana lebih kurang 37 etnis hidup dan berkembang di bumi Lancang Kuning ini. 

"Mobilitas penduduk yang dinamis, posisi Riau sebagai daerah strategis jalur perdagangan dan investasi, serta perkembangan media digital yang sangat cepat, menjadikan ruang sosial kita sangat terbuka," jelas Job Kurniawan.

Menurutnya, sosialisasi ini adalah kekuatan, tetapi sekaligus juga tantangan. Karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila bukan hanya agenda nasional, tetapi kebutuhan daerah. 

"Kita membutuhkan fondasi ideologis yang kokoh agar keberagaman tetap menjadi energi persatuan, bukan potensi perpecahan. Karena itu, kami menyambut baik kehadiran BPIP di Riau sehingga memandang ini sebagai bagian dari konsolidasi ideologis bangsa yang harus menyentuh sampai ke daerah," ujar Asisten III Setdaprov Riau.

"Saya berharap forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan langkah konkret dan kolaborasi yang berkelanjutan dalam membumikan Pancasila secara kontekstual sesuai karakter masyarakat Riau," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A, Ph.D menyatakan di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur bangsa, mulai dari Nilai Ketuhanan yang meneguhkan iman, nilai kemanusiaan yang memuliakan sesama manusia, nilai persatuan yang merajut perbedaan, nilai kerakyatan yang menjunjung musyawarah untuk mufakat, serta nilai keadilan sosial yang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

"Oleh karena itu Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara melainkan jati diri bangsa Indonesia yang harus kita jaga, hayati, dan diamalkan dari generasi ke generasi," ujar Prof. Yudian.

Menurutnya, di tengah tantangan globalisasi saat ini, banyak sekali muncul paham-paham asing yang bertentangan dengan nilai Pancasila dan cenderung mengarah ke radikalisme maupun intoleransi. 

Perkembangan teknologi saat ini selain membawa dampak positif juga memberikan dampak negatif dengan menyebarnya berita hoax atau tidak sesuai dengan fakta  yang ada.

"Hal ini tentu saja sangat membahayakan persatuan bangsa, dan memicu adanya perpecahan di dalam bangsa kita sendiri. Sebagai warga negara yang baik, menjadi tugas kita semua untuk dapat tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Prof. Yudian. 

"Melalui kegiatan ini, saya berhadap lahir komitmen bersama untuk memperkuat ideologi Pancasila secara kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman. Mari kita jadikan acara ini sebagai pengingat dan penggerak kita bersama untuk dapat tetap membumikan Pancasila untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," tutupnya.

Untuk diketahui kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dari BPIP RI dihadiri juga oleh Sekretaris Jenderal DPP LPM Pusat RI, Chairil Idham Dalimunthe dan pesertanya diikuti oleh kepengurusan dan anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat kota Pekanbaru, dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Kelurahan sekitar lebih kurang ratusan orang. *(mrz) 



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-bpip-ri-gelar-sosialisasi-ideologi-penguatan-pancasila-di-bumi-lancang-kuning-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)