500 Nasi Kotak untuk Warga Terdampak Covid-19 Dibagikan Gubri dan LAMR
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Bantuan berupa 500 nasi kotak kepada masyarakat yang terkena dampak wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) diberikan oleh Gubernur Riau, Syamsuar yang juga Datuk Seri Setia Amanah bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
“Ada sebanyak 500 nasi kotak yang dibagikan selama lima hari, di mana sehari dibagikan 100 nasi kotak kepada masyarakat yang terkena dampak wabah pandemi Covid-19,” ucap Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar.
Menurut Syahril, LAMR sebelumnya juga sudah membagikan bantuan berupa 200 paket sembilan bahan pokok (Sembako) ke sejumlah panti asuhan dan fakir miskin di Pekanbaru dan ratusan paket Sembako lainnya bekerja sama dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Riau. Pandemi Covid-19 ini berdampak terhadap menurunnya pendapatan masyarakat secara signifikan.
Atas alasan itu, LAMR melakukan aksi nyata dengan membagikan bantuan Sembako dan nasi kotak ini. Ditambahkan Syahril, dari data di Dinas Kesehatan Provinsi Riau, warga Riau yang terinfeksi Covid-19 cenderung bertambah setiap harinya. Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau sebagaimana diperoleh dari situs corona.riau.go.id, sudah ada 61 warga yang dinyatakan positif Covid-19.
“Barangkali kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan Gubri mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk provinsi,” jelasnya.
LAMR sebelumnya juga mengeluarkan Warkah Maklumat LAMR nomor 09/WARKAH/LAMR/IV/2020 tentang Percepatan Penanganan Wabah Covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar tanggal 2 April 2020 M. Adapun Warkah Maklumat LAMR yang berisikan 11 butir itu berisikan pokok-pokok pikiran LAMR terkait upaya memutus mata rantai penyebaran wabah pandemi Covid-19.(rzt)




Comments (3)
https://riauhits.com/berita-500-nasi-kotak-untuk-warga-terdampak-covid19-dibagikan-gubri-dan-lamr.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply