5 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Hotel Kuansing

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sidang lanjutan terhadap terdakwa FK, mantan Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan AH mantan Kabid Cipta Karya digelar oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru pada Jumat (25/6/2021). Agenda sidang kali ini adalah pemeriksaan saksi dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kuansing.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuansing, Hadiman SH MH, Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru menggelar sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Ruang Pertemuan Hotel Kuansing tahun anggaran 2015. Untuk sidang hari ini, JPU Kejari Kuantan Singingi menghadirkan 5 Saksi, antara lain, Raja Amalian, Juju Eka Wahyudi, dan Tengku Muhammad Fadli yang merupakan dari Bank Riau Kepri.

Selanjutnya, ada saksi Ruth Veronica dari pihak pemenang tender PT Betania dan Henry Gultom PT Betania.

"Ruth Veronika ini adalah mantan Komisaris PT Betania Prima, sedangkan Henry Goltom sebagai direktur utama PT Betania Prima mengantikan Robert Tambunan yang meninggal dunia," katanya.

Kronologi kasus korupsi ini, sambungnya, berawal dari pembangunan ruang pertemuan Hotel Kuansing yang dilakukan pada tahun 2015 lalu. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Betania Prima dengan anggaran Rp13,1 miliar.

Akan tetapi, pekerjaan tersebut tak selesai dan realisasi hanya 44,5 persen. Dari bobot pekerjaan yang hanya 44,5 persen, diketahui pembayaran Rp5,2 miliar. Dalam pemeriksaan, pihak kejaksaan tidak menemukan pekerjaan ini. Bahkan, lanjutnya, barang-barang mobiler yang ada, tidak sesuai spek.

"Atas pekerjaan tersebut, negara ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp5 miliar lebih," tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-5-saksi-dihadirkan-dalam-sidang-lanjutan-kasus-korupsi-hotel-kuansing.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)