​Misi Menjaga Mahkota: Langkah Awal Garuda Muda Persemai Dumai Menuju Piala Soeratin 2026

Logo

RIAUHITS.COM,  DUMAI – Halaman Masjid Habiburrahman di kawasan Dumai Islamic Centre (DIC) mendadak dipenuhi gairah muda, Sabtu siang (11/7/2026). Puluhan remaja berjersey kebanggaan Persemai Dumai berdiri tegap, memancarkan raut wajah yang penuh determinasi. Hari itu, mereka resmi melangkah keluar dari Kota Idaman demi sebuah misi besar di rumput hijau Pekanbaru : Piala Soeatin 2026.

​Keberangkatan kontingen sepak bola usia muda kelompok umur U-13 dan U-15 ini dilepas langsung oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, S.E. Atmosfer haru sekaligus optimis terasa kental, diperkuat oleh kehadiran jajaran pengurus KONI Dumai, Askot PSSI, tim pelatih, serta para orang tua yang tak putus-putusnya memberikan pelukan penguat mental.

Beban Indah Sang Juara Bertahan

Langkah tim Persemai U-13 kali ini dipastikan menjadi sorotan utama di tingkat Provinsi Riau. Mereka datang bukan lagi sebagai penantang baru, melainkan sebagai penguasa takhta alias juara bertahan. Status mentereng yang diraih pada edisi sebelumnya menjadi bukti sahih bahwa pembinaan usia dini di Dumai berjalan di jalur yang benar.

​Namun, mempertahankan gelar kerap kali jauh lebih sulit daripada merebutnya. Kesadaran inilah yang ditekankan oleh Wawako Sugiyarto saat memberikan wejangan terakhirnya di hadapan para atlet muda.

​"Kalian tidak hanya sekadar menendang bola atau mewakili klub Persemai. Di pundak kalian, ada nama baik 300 ribu lebih masyarakat Kota Dumai. Jaga kesehatan, patuhi instruksi pelatih, dan bertandinglah dengan sportivitas tinggi. Tunjukkan bahwa pemuda Dumai bermental pemenang!" seru Sugiyarto membakar semangat.

Mengejar Prestasi Bersama

Tak kalah membara, tim Persemai U-15 juga berangkat dengan target yang tinggi. Meski tidak menyandang status juara bertahan layaknya sang adik, skuad U-15 dirancang menjadi tim kejutan yang siap menumbangkan dominasi kabupaten/kota lain di Riau.

​Dukungan penuh dari Pemerintah Kota Dumai, KONI, dan Askot PSSI Dumai menjadi modal penting bagi kedua tim. Di balik strategi dan taktik lapangan yang sudah diasah berbulan-bulan oleh tim pelatih, ada doa orang tua dan harapan daerah yang ikut terbang bersama bus kontingen.

​Piala Soeratin 2026 ini bukan sekadar turnamen musiman. Bagi sepak bola Dumai, ini adalah kawah candradimuka. Ajang ini menjadi jembatan krusial untuk melahirkan talenta-talenta lokal berbakat agar kelak siap naik kelas ke panggung profesional, bahkan tingkat nasional.

​Saat bus kontingen perlahan bergerak meninggalkan halaman Dumai Islamic Centre, lambaian tangan para orang tua mengiringi kepergian mereka. Skuad muda Persemai telah berangkat, siap bertaruh keringat demi mempertahankan mahkota juara dan mengukir sejarah baru bagi sepak bola Kota Dumai.



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-%E2%80%8Bmisi-menjaga-mahkota-langkah-awal-garuda-muda-persemai-dumai-menuju-piala-soeratin-2026.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)