Upacara Terakhir, Wan Thamrin Serahkan SK PNS yang Baru Dinyatakan Lulus
- Senin, 18 Februari 2019
- 144 likes
Suasana Debat Capres Nanti Malam Beda Dengan Debat Pertama. Berikut Potret Ruangan
- Minggu, 17 Februari 2019
- 144 likes
RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Pelantikan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi momentum penting bagi penguatan kualitas pelayanan publik pada Kamis (09/04/26) di Perkantoran Tenayan Raya.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, menegaskan bahwa perubahan status dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah yang menuntut peningkatan tanggung jawab dan dedikasi.
Dalam kesempatan itu, Agung bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar menyampaikan ucapan selamat sekaligus penegasan bahwa jabatan yang diemban harus dijalankan dengan penuh integritas.
"Pelantikan ini adalah amanah baru. Setiap ASN harus mampu menunjukkan peningkatan kinerja, seiring dengan tanggung jawab yang semakin besar," ujar Agung.
Pelantikan kali ini mencakup sekitar 200 PNS yang sebelumnya berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu. Selain itu, sebanyak 104 pejabat fungsional turut dikukuhkan untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Agung menekankan bahwa sumber penghasilan ASN berasal dari masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada warga.
"Gaji yang diterima ASN berasal dari rakyat. Maka sudah seharusnya pelayanan yang diberikan juga maksimal, penuh kejujuran, disiplin, dan ketulusan," tegasnya.
Agung juga mengingatkan bahwa kehadiran ASN tidak boleh hanya bersifat administratif. Lebih dari itu, ASN dituntut memberikan kontribusi nyata melalui kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, ukuran keberhasilan kepemimpinan daerah bukan terletak pada banyaknya kegiatan seremonial, melainkan pada kualitas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat sehari-hari.
Dalam arahannya, Agung turut menyoroti pentingnya peran pejabat fungsional sebagai motor penggerak di masing-masing OPD. Ia berharap para pejabat tersebut mampu memberikan kontribusi konkret sesuai bidang keahlian.
Selain aspek pelayanan, Agung juga mengajak seluruh ASN menjadi teladan dalam kehidupan sosial, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk kembali meraih penghargaan Adipura.
Sebagai langkah konkret, ia telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN, untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga. Kebijakan ini menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya sebagai bagian dari strategi menjaga kebersihan kota.
Pengawasan terhadap implementasi kebijakan tersebut juga menjadi perhatian. Agung meminta seluruh kepala OPD aktif memantau kinerja pegawai, termasuk dalam menjalankan kebijakan lingkungan. Evaluasi kinerja ini nantinya akan berpengaruh terhadap pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Di sisi lain, Agung mengingatkan ASN agar bijak dalam memanfaatkan surat keputusan (SK) pengangkatan. Ia mengimbau agar dokumen tersebut tidak digunakan sebagai jaminan pinjaman yang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Menutup arahannya, Agung menyampaikan komitmen pemerintah kota untuk terus meningkatkan status kepegawaian, khususnya bagi pegawai yang masih menggunakan nomor induk berbasis (NIB).
"Dengan adanya penerimaan ASN baru pada tahun ini, kedepan saya berharap mendapat persetujuan dari pemerintah pusat guna memperkuat kapasitas pelayanan publik di Kota Pekanbaru," tutup Wali Kota Pekanbaru. *(mrz)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-wali-kota-pekanbaru-serahkan-sk-200-pns-dan-lantik-104-pejabat-fungsional-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply