Wali Kota Pekanbaru Akui Belum Tahu soal Pemotongan Dana BLT dari Pemprov Riau
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Dr Firdaus MT mengaku tidak tahu terkait terjadinya pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Provinsi Riau untuk warga Pekanbaru. Hal itu karena ia belum mendapatkan informasi soal adanya pemotongan Rp50 ribu dari total Rp300 ribu dana BLT tersebut. Untuk itu, ia berjanji akan melakukan pengecekan terkait yang menjadi kendala.
"Saya belum dapat informasi. Terima kasih atas informasinya. Saya akan cek kendalanya di mana, apakah di bank penyalur atau di mana," ucapnya, Rabu (1/7/2020).
Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru, Mahyuddin, justru balik bertanya soal kabar pemotongan dana BLT itu.
"Siapa yang bilang?" tanya dia.
Meski begitu, diterangkannya bahwa perwakilan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah dipanggil oleh Dinas Sosial Provinsi Riau untuk memberikan penjelasan.
"Sudah, kemarin sudah diklarifikasi yang melalui BRK itu tidak dipotong. Kemarin di BPR Pekanbaru ada miskomunikasi. Mereka sudah berjanji akan mengembalikan yang Rp50 ribu itu," ujarnya.
Menurutnya, dirinya menerima penjelasan bahwa di BPR Pekanbaru ada SOP yang mengharuskan adanya saldo awal Rp50 ribu.
"Jadi, bagi masyarakat yang buka rekening duluan, itu sudah ada Rp50 ribu. Yang buka rekening dari kelurahan, otomatis belum ada uangnya. Itulah yang Rp50 ribu itu, tapi kemarin sudah kami ingatkan kemarin tidak boleh, harus diberikan juga Rp50 ribu itu," tuturnya.
Lebih jauh, ia mengklaim bahwa uang Rp50 ribu yang dipotong tersebut akan dikembalikan.
"Saya bilang, tiga kecamatan yang belum tidak boleh ditahan, harus diberikan penuh. Kalau orang menabung, itu lain ceritanya," tuntasnya.(rzt)




Comments (3)
https://riauhits.com/berita-wali-kota-pekanbaru-akui-belum-tahu-soal-pemotongan-dana-blt-dari-pemprov-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply