Wakil Wali Kota Pekanbaru Ajak Pelajar Waspadai HIV/AIDS dan Pergaulan Berisiko

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, S.T., M.Arch., menegaskan pentingnya sinergi sektor pendidikan dan kesehatan dalam membentuk generasi muda Riau yang cerdas, sehat, dan memiliki pemahaman yang baik mengenai pencegahan HIV/AIDS.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi tentang kesehatan remaja dan pencegahan HIV/AIDS yang diikuti para pelajar dari berbagai sekolah di Pekanbaru, pada Jum'at (12/06/26).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai risiko penularan HIV/AIDS serta pentingnya menjaga perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Markarius mengingatkan para orang tua dan pelajar agar lebih memperhatikan lingkungan pergaulan. Menurutnya, masa depan generasi muda sangat dipengaruhi oleh keputusan dan pola pergaulan yang mereka jalani selama masa remaja.

"Kita tidak ingin masa depan anak-anak kita hancur akibat pergaulan yang tidak sehat. Karena itu, perhatian terhadap pergaulan bebas dan perilaku seksual berisiko menjadi hal yang sangat penting," ujar Markarius.

Ia menilai sosialisasi semacam ini sangat relevan, terutama bagi pelajar tingkat SMA yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki kehidupan bermasyarakat yang lebih luas. Pada fase tersebut, banyak remaja mulai hidup lebih mandiri dan tidak lagi berada dalam pengawasan penuh orang tua.

"Ketika anak-anak memasuki dunia yang lebih luas, mereka akan menghadapi berbagai tantangan dan godaan. Karena itu, mereka perlu memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat demi menjaga kesehatan dan masa depan mereka," kata Wawako Pekanbaru.

Markarius juga menekankan bahwa HIV/AIDS masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Hingga saat ini, belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan infeksi HIV secara total. 

Namun ujarnya, pengobatan antiretroviral (ARV) terbukti mampu mengendalikan perkembangan virus, meningkatkan kualitas hidup penderita, serta menurunkan risiko penularan apabila dikonsumsi secara teratur sesuai anjuran medis.

"Selain upaya pencegahan, Kami dari Pemerintah juga berkomitmen memberikan perlindungan terhadap kerahasiaan data pribadi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Pendampingan dan layanan kesehatan akan terus diberikan guna memastikan mereka memperoleh perawatan yang layak dan berkelanjutan," tutup Markarius.

Sementara itu, Farid Rahman Dinata selaku Tim KPA kota Pekanbaru mengatakan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS bagi pelajar ini dilaksanakan dengan tujuan agar dapat dipahami serta dimengerti bahaya penyakit menular dan dapat membunuh.

"Alhamdulillah sosialisasi ini diikuti sebanyak lebih kurang 160 orang pelajar tingkat SMA dan 17 orang Guru pendamping dengan total ada 16 sekolah. Dengan pembicara dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) dan Dinas Kesehatan," ujar Farid.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan sosialisasi ini para pelajar di Provinsi Riau dapat mengerti bahaya penyebaran penyakit HIV/AIDS. Mari kita jauhi virus ini, jadilah generasi muda yang tangguh dan sukses," tutupnya singkat. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-wakil-wali-kota-pekanbaru-ajak-pelajar-waspadai-hivaids-dan-pergaulan-berisiko.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)