UPP Gandeng Korea Kembangkan Pengelolaan Biomassa Sawit

Logo

RIAUHITS.COM, PASIR PENGARAIAN — Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian (UPP) memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui kerja sama bersama PT Sahabat Sawit Rokan Sejahtera (SSRS) dan mitra perusahaan dari Korea Selatan.01 Oktober 2026

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan teknologi, pendidikan, penelitian, serta pemanfaatan biomassa sawit agar memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi yang lebih besar.

Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Teknik UPP Dr. Ir. Purwo Subekti, ST., MT., IPM, Kepala LPPM UPP Dr. Rahmawati, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Pertanian UPP Almusafri, SP., M.Si., Direktur Pascasarjana UPP Dr. Ria Karno, S.Pd., M.Si., serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hulu, Dedi Yuanda.

Turut hadir dari PT Sahabat Sawit Rokan Sejahtera (SSRS), Suparno, ST. dan Ahmad, SH. Sementara dari perusahaan Korea Selatan, DAEHAN E & C dan SUNGAN ENT & Co., hadir Prof. Kyu Seok Lee, Ph.D., Dr. Jin Taek Yoo, Dr. Jung Taek Yoon, dan Dr. Amir Rusli.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Korea Selatan, Dr. Jung Taek Yoon dan Dr. Amir Rusli, memaparkan teknologi pengelolaan biomassa sawit melalui proses pirolisis.

Teknologi tersebut memungkinkan biomassa atau limbah padat dari perkebunan dan industri kelapa sawit diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi, di antaranya asap cair dan arang aktif.

Produk hasil pengolahan biomassa tersebut berpotensi diaplikasikan dalam berbagai sektor, terutama pertanian dan energi.

Pengembangan teknologi ini dinilai membuka peluang baru dalam pemanfaatan limbah sawit. Biomassa yang selama ini dipandang sebagai limbah dapat dikembangkan menjadi bahan bernilai tambah sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya secara lebih berkelanjutan.

Kolaborasi dengan mitra dari Korea Selatan juga menjadi peluang bagi perguruan tinggi untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman terkait pengembangan teknologi pengolahan biomassa yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan potensi daerah.

Dekan Fakultas Teknik UPP, Dr. Ir. Purwo Subekti, ST., MT., IPM, menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia industri merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi lulusan.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Sinergi dengan perusahaan menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan pengalaman serta kebutuhan praktis di lapangan,” ujar Purwo Subekti.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat melahirkan program dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, industri maupun masyarakat.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, membuka peluang pengalaman di dunia industri, serta mendorong pengembangan inovasi dan teknologi,” katanya.

Menurut Purwo, kolaborasi tersebut juga membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik UPP untuk terlibat dalam pengembangan teknologi dan penelitian yang berkaitan dengan energi, lingkungan, pengolahan biomassa, serta teknologi tepat guna.

Dengan adanya keterlibatan industri dan mitra internasional, hasil penelitian di lingkungan kampus diharapkan dapat diarahkan agar lebih aplikatif dan menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat maupun dunia usaha.

Kerja sama tersebut sekaligus memperkuat posisi UPP dalam membangun hubungan antara kampus, industri, pemerintah dan mitra internasional.

Sementara itu, kehadiran PT Sahabat Sawit Rokan Sejahtera sebagai mitra industri diharapkan dapat menjadi jembatan dalam pengembangan potensi biomassa sawit di Kabupaten Rokan Hulu.

Pengelolaan biomassa melalui teknologi pirolisis tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sektor ekonomi baru berbasis inovasi dan teknologi.

Sementara itu, Dedi Yuanda, ST., Ahli Pertama Pengendali Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hulu, menyampaikan bahwa pemanfaatan biomassa sawit melalui teknologi pirolisis perlu didukung dengan pengelolaan lingkungan yang baik dan sesuai ketentuan.

“Pemanfaatan biomassa sawit merupakan langkah positif karena dapat mengurangi potensi limbah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi. Namun, setiap proses pengolahan tetap harus memperhatikan aspek pengendalian dampak lingkungan, mulai dari pengelolaan bahan baku, emisi, residu, hingga pemantauan lingkungan secara berkala,” ujar Dedi.

Kolaborasi UPP, PT SSRS dan mitra Korea Selatan tersebut pun diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta hilirisasi produk biomassa sawit.

Dengan demikian, potensi besar industri kelapa sawit di Rokan Hulu tidak hanya menghasilkan komoditas utama, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah dan daya saing.(yes)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-upp-gandeng-korea-kembangkan-pengelolaan-biomassa-sawit.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)