Tinjau Proyek IPAL, DPRD Pekanbaru Minta Masyarakat Bersabar

Logo
Proyek IPAL di Jalan KH Ahmad Dahlan-Jalan Teratai Pekanbaru.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Kunjungan lapangan untuk melihat langsung pengerjaan proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Kota Pekanbaru dilakukan oleh Komisi IV DRPD Kota Pekanbaru, Selasa (17/12/2019). Di lokasi proyek yang digagas oleh Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu, salah satu pekerjaan yang dikunjungi, yakni di Jalan Teratai.

Adapun kehadiran rombongan Komisi IV DPRD Pekanbaru yang dipimpin oleh Sigit Yuwono serta sejumlah anggota Komisi IV seperti Rois, Ruslan Tarigan, Roni Paslah, Nurul Iksan dan Robin Eduar itu disambut oleh sejumlah kontraktor PT Wika dan pengawas proyek dari PT Smec. Lantas, rombongan Komisi IV diajak berkeliling lokasi proyek, sembari melihat proses pengerjaan IPAL secara langsung.

"Secara keseluruhan, progres pembangunan proyek IPAL saat ini sudah mencapai angka 40 persen dan mendekati angka 60 persen jelang akhir tahun 2019 nanti. Kami juga mendengar, adanya sejumlah keluhan yang disampaikan masyarakat. Kami memastikan, kami akan bertanggung jawab penuh terhadap setiap kerugian yang dialami masyarakat. Hanya saja, masyarakat harus bersabar karena semua ada tahapan yang dilalui. Untuk pengaspalan jalan sebagian sudah dimulai, contohnya di Jalan Ketitiran Sukajadi. Nanti semua akan kami aspal ulang, tapi mohon bersabar," kata Luthfi.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono setiap proyek yang dikerjakan oleh pemerintah pasti akan menimbulkan dampak tersendiri. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk lebih bersabar.

"Ya namanya juga proyek pemerintah, pasti akan memiliki dampak. Ada yang macet, ada jalan dan rumah warga yang rusak. Kami minta masyarakat bersabar, semua pasti akan diperbaiki pihak kontraktor. Kalau ada mengalami kerugian, kasih tahu kami, silakan lapor ke kami. Nanti kami kan mediasi karena pihak kontraktor akan bertanggungj awab penuh. Semoga saja pengerjaan proyek IPAL cepat selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat," tuturnya.

Proyek IPAL ini digelar selama 780 hari kalender kerja terhitung dari tanggal 9 November 2018 hingga 27 Desember 2020 mendatang. Proyek yang menelan anggaran hampir Rp1 triliun itu juga dikerjakan diberbagai daerah. Kota Pekanbaru menjadi salah satu bagian sebagai proyek percontohan.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-tinjau-proyek-ipal-dprd-pekanbaru-minta-masyarakat-bersabar.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)