Tamasya TAS Ibu Mithali, Mengasuh Dengan Kasih Sayang Ajarkan Nilai Keagamaan

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas, Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) Taman Anak Sejahtera (TAS) Ibu Mithali hadir sebagai salah satu lembaga yang konsisten memberikan pelayanan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini di Provinsi Riau.

Ketua Yayasan Al Anshar, Wahyudin Syamsul Ridwan, menjelaskan bahwa Tamasya TAS Ibu Mithali telah beroperasi sejak tahun 2016. Pada masa awal berdirinya, lembaga ini menjadi satu-satunya Taman Anak Sejahtera di Provinsi Riau yang berada di bawah pembinaan Kementerian Sosial Republik Indonesia. 

Hingga kini menurutnya, Tamasya TAS Ibu Mithali terus menjalin kerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Riau dan BKKBN Provinsi Riau dalam mendukung program pengasuhan dan kesejahteraan anak.

Wahyudin menambahkan, pola pengasuhan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. 

"Pembinaan yang kita lakukan dengan pendekatan yang mengacu pada ajaran Islam, yakni memperkenalkan anak kepada Allah SWT sebagai pencipta alam semesta sejak masa pertumbuhan awal," sebut Wahyudin, Selasa (09/06/26) usai menerima bantuan kunjungan dari rombongan Seruni KMP dan Kemenpora.

"Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman dan pembinaan yang baik sejak dini. Kami berupaya menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka, baik dari sisi pendidikan, karakter, maupun nilai-nilai keagamaan," imbuhnya.

Pendekatan tersebut sebutnya mendapat respons positif dari masyarakat. Kepercayaan orang tua terhadap Tamasya TAS Ibu Mithali terus meningkat, baik sebagai tempat penitipan anak maupun sebagai sarana pendidikan usia dini yang memberikan penekanan pada pendalaman ilmu agama dan pembentukan akhlak.

Lebih lanjut, Wahyudin menegaskan bahwa pengelolaan Tamasya TAS Ibu Mithali dilakukan dengan semangat pengabdian sosial. Dalam perspektif yang dianut Yayasan Al Anshar, kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang dijalankan secara ikhlas untuk membantu masyarakat, terutama para orang tua yang membutuhkan tempat penitipan anak saat bekerja.

"Banyak keluarga yang menghadapi keterbatasan dalam pengasuhan anak karena tuntutan pekerjaan. Kehadiran Tamasya diharapkan dapat menjadi solusi yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi orang tua," kata Wahyudin.

Untuk menjaga keberlangsungan operasional, Yayasan Al Anshar memperoleh dukungan dari berbagai sumber, termasuk hasil usaha yayasan serta bantuan para donatur yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan dan kesejahteraan anak. 

"Semangat pelayanan kami lakukan ini tercermin dalam slogan yang diusung yakni Orang Tua Tenang Bekerja, Anak Ceria Bersama Tamasya," ulas Wahyudin.

"Kami dari Tamasya TAS Ibu Mithali akan terus berupaya menjadi mitra keluarga dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan," tutupnya seraya berkomitmen akan berkontribusi membangun SDM di Provinsi Riau. 

Saat ini, Tamasya TAS Ibu Mithali membina sebanyak 34 anak usia 0 hingga 7 tahun yang mengikuti program pengasuhan dan pendidikan usia dini. Selain itu, yayasan juga memberikan pendampingan kepada anak-anak berusia 7 hingga 18 tahun yang menempuh pendidikan pada jenjang TK, SD, SMP, hingga PKBM setara SMA. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-tamasya-tas-ibu-mithali-mengasuh-dengan-kasih-sayang-ajarkan-nilai-keagamaan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)