Syamsuddin Uti Buka Bimtek Program Rehabilitas Rumah layak Huni

Logo
Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti membuka bimbingan teknis (bimtek) penerima manfaat Kelompok Usaha Bersama (Kube) di Tembilahan.

INHIL, WAKIL Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Syamsuddin Uti (SU) membuka bimbingan teknis (bimtek) penerima manfaat Kelompok Usaha Bersama (Kube), Jumat (24/5) petang.

Kegiatan ini dihadiri nara sumber dari Direktur Jenderal (Dirjen) Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial (Kemensos) RI Andi ZA Dulung, Direktur PFM Wilayah I, AM Asnandar dan rombongan serta pihak Dinas Sosial Provinsi Riau.

Dalam sambutannya, Wabup  menjelaskan, pada tahun 2019 ini Kabupaten Inhil mendapatkan kesempatan menyelenggarakan Program KUBE khusus untuk penanganan fakir miskin serta Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Lingkungan (RS-RTLH dan Sarling).

Dijelaskan wabup, program tersebut merupakan salah suatu program penanganan kemiskinan. Terutama melalui rehabilitasi rumah yang sudah tidak layak huni dan tidak memenuhi syarat kesehatan, keamanan dan sosial.

‘’Rehabilitasi melalui kelompok yang sudah dibentuk, sehingga rumah yang dimaksud menjadi rumah yang layak dihuni dan sehat lingkungan,” kata Wabup. Pada tahun anggaran 2019 Kabupaten Inhil mendapat alokasikan sebanyak 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdapatdi Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling.

Diinformasikan wabup, jumlah Kube tahun 2019 di Kabupaten Inhil sebanyak 40 kelompok, terdiri dari 10 kolompok di Kecamatan Tempuling 10 kelompok, 10 kelompok di Kecamatan Keritang 10 kelompok di Kecamatan Kempas  dan 10 kelompok di Kecamatan Gaung.

Dengan kondisi itu, diusulkan pula penambahan alokasi Kube kepada Kemensos melaui Direktur Jendral Penanganan Fakir Miskin sebanyak 60 Kelompok, terutama bagi Kecamatan yang belum mendapatkanya, peningkatan pelayanan RS-RTLH.

Serta sebanyak 70 rumah yang berada pada wilayah kumuh yang dilengkapi dengan sarana lingkunganya. Oleh karenanya sangat diharapkan adanya penambahan KPM Bansos Pangan Rastra/BPNT tahun 2020 mengingat masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan bantuan.

Sementara itu, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI, Andi ZA Dulung menyampaikan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Inhil agar lebih gesit mencari keluarga yang betul-betul mau berusaha untuk menyelesaikan persoalan dan kesulitan perekonomian keluarga.

‘’Kepada mereka akan diberikan modal oleh pemerintah melalui kelompok, untuk membuka berbagai macam usaha, seperti pembuatan kue, kerajinan dan lain-lain.

Yang tidak kalah pentinngnya juga, disampaikan Dirjen agar Dinsos memikirkan siapa yang membeli dan bagaimana kelanjutannya kedepan supaya bantuan yang diberikan tidak terkesan sia-sia.(adv)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-syamsuddin-uti-buka-bimtek-program-rehabilitas-rumah-layak-huni.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)