Suntikan Penambahan Modal akan Diterima oleh Bank Riau Kepri dan Jamkrida

Logo
Gedung Bank RiauKepri di Kota Pekanbaru.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni Bank Riau Kepri dan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Riau akan mendapatkan suntikan penambahan modal. Hal ini sebagaimana diungkap oleh Ketua DPRD Riau, Yulisman.

"Dalam rangka mendorong pembangunan daerah, sebagai perintis dalam sektor usaha yang tidak diminati swasta, sebagai pelaksana pelayanan publik, dan penyeimbang pasar, dan membantu UMKM. Penyertaan modal ini juga dilakukan untuk menambah modal dan menyesuaikan model bisnis Jamkrida agar bisa menyesuaikan dengan BRK yang segera konversi menjadi BRK Syariah," katanya, Selasa (14/9/2021).

Disampaikannya, seiring dengan konversi BRK menjadi syariah, Jamkrida pun harus menyesuaikan bisnis dengan BRK Syariah dengan membentuk unit usaha syariah dengan syarat menambah struktur permodalan. Politisi Golkar ini menambahkan, penambahan modal ini merupakan hal yang biasa dalam konteks bisnis di BUMD. Saat BUMD memang membutuhkan dana, sambungnya, anggaran daerah memang dapat disuntikkan.

"Penyertaan modal tambahan itu biasa, tergantung dinamika perusahaan kami. Kalau memang butuh ditambah modal ya kami tambah. Untuk angkanya, nanti dilihat dulu," jelasnya.

Akan tetapi, kata dia lagi, penambahan dana itu juga harus menyertakan studi dan juga sasaran teknis yang jelas. Karena itu, Badan Pembentukan Peraturan Daedah (Bamperperda) sudah melakukan studi ke institusi terkait.

"Bamperperda juga konsultasi ke Direktorat Jenderal Keuangan Daerah dan Direktorat Otonomi Daerah di Kementerian Dalam Negeri dan telah membuat catatan-catatan penting untuk dimasukkan ke Perda," tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)