SMK Taruna Satria Jadi Tuan Rumah O2SN Panjat Tebing Tingkat SMP/MTs se-Kota Pekanbaru

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - SMK Taruna Satria dipercaya oleh Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan sebagai tuan rumah pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga panjat tebing tingkat SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Pekanbaru. 

Penunjukan tersebut didasarkan pada ketersediaan fasilitas dinding panjat tebing (wall climbing) yang hingga saat ini menjadi satu-satunya fasilitas sejenis yang dimiliki lingkungan sekolah di Kota Pekanbaru.

Pimpinan SMP–SMK Taruna Satria, Ir. H. Tarmizi Madjid, M.M., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah kepada institusinya untuk menyelenggarakan ajang olahraga pelajar tersebut.

"Kami merasa terhormat karena dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan O2SN cabang olahraga panjat tebing tingkat SMP/MTs se-Kota Pekanbaru. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini," ujar Tarmizi, pada Selasa (16/06/26).

Menurutnya, panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang tengah berkembang pesat di Indonesia dan telah mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dominasi atlet Indonesia pada nomor speed serta capaian bersejarah di nomor lead menjadi bukti bahwa olahraga ini memiliki masa depan cerah.

"Karena itu, upaya pencarian dan pembinaan bibit atlet harus dimulai sejak usia sekolah, khususnya di tingkat SMP, bahkan jika memungkinkan sejak sekolah dasar atau SD," sebut Tarmizi.

"Prestasi besar lahir dari proses pembinaan yang panjang. Oleh sebab itu, ajang seperti O2SN sangat penting untuk menjaring talenta-talenta muda yang kelak dapat menjadi atlet panjat tebing andalan daerah maupun nasional," katanya.

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama

Sebagai olahraga yang memiliki tingkat risiko tinggi, aspek keselamatan dan keamanan peserta menjadi perhatian utama panitia penyelenggara, untuk itu SMP–SMK Taruna Satria telah melakukan berbagai persiapan teknis guna memastikan seluruh pertandingan berlangsung aman dan sesuai standar.

"Pengecekan secara berkala telah kita lakukan terhadap kondisi dinding panjat, termasuk seluruh komponen pegangan atau hold seperti jug (pegangan besar), crimp (pegangan kecil), sloper (pegangan berpermukaan halus), pinch (pegangan menjepit), serta pocket (lubang pegangan pada dinding). Selain itu, seluruh perlengkapan keselamatan, termasuk tali pengaman, juga diperiksa secara menyeluruh sebelum digunakan peserta," jelas Tarmizi.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat menurutnya, panitia turut menjalin kerja sama dengan pihak puskesmas setempat guna memberikan dukungan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

"Kami memastikan seluruh prosedur keselamatan diterapkan secara ketat. Selain pemeriksaan fasilitas dan perlengkapan, kami juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan agar setiap peserta dapat bertanding dengan aman dan nyaman," sebutnya.

Dorong Penambahan Fasilitas Panjat Tebing

Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi juga berharap pemerintah daerah dapat menambah fasilitas dinding panjat tebing di SMK Taruna Satria ini. Menurutnya, keberadaan fasilitas tambahan akan membuka peluang lebih besar dalam pengembangan olahraga panjat tebing, khususnya untuk nomor speed yang saat ini menjadi andalan Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.

"Kami berharap pemerintah dapat menambah satu lagi fasilitas wall climbing beserta sarana pendukungnya agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal dan kategori pertandingan yang diperlombakan semakin lengkap," ujar Tarmizi.

Ia menegaskan, apabila diberikan kepercayaan oleh pemerintah daerah, SMP–SMK Taruna Satria akan siap menjadi pusat pembinaan dan latihan bagi atlet panjat tebing pemula di Pekanbaru.

Miliki Beragam Fasilitas Olahraga

Selain panjat tebing, di SMP–SMK Taruna Satria juga memiliki berbagai fasilitas olahraga lain yang mendukung pengembangan bakat dan minat siswa. Di antaranya sepak takraw, bola voli, bola basket, futsal, bulu tangkis, tenis meja, serta berbagai cabang olahraga bela diri.

Keberagaman fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter, kesehatan, dan prestasi olahraga peserta didik.

Untuk diketahui, pelaksanaan O2SN cabang olahraga panjat tebing tingkat SMP/MTs se-Kota Pekanbaru tahun ini diikuti oleh tujuh sekolah, yakni dari SMPN 40 Pekanbaru, SMPIT Al-Andalus, SMPN 38 Pekanbaru, SMPTK El Shaddai Mulia, SMPN 51 Pekanbaru, SMP Islam Al-Azhar Pekanbaru, dan SMPN 8 Pekanbaru.

Sebanyak sembilan siswa turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, hingga Indonesia di masa mendatang. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-smk-taruna-satria-jadi-tuan-rumah-o2sn-panjat-tebing-tingkat-smpmts-sekota-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)