Semarak HUT Riau Ke 69 dan HUT RI Ke 81, BAZNAS Riau Perkuat Komitmen Penyaluran Zakat

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau untuk memperkuat kepedulian sosial melalui program “BAZNAS Riau Berbagi, Indonesia Berdikari.”

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memastikan dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Beragam bantuan sosial dan kemanusiaan disalurkan dalam kegiatan tersebut. Bantuan itu antara lain berupa rumah layak huni, Beasiswa Tuah Riau (Bestari) jalur afirmasi, Bank Pangan, paket logistik keluarga, kaki palsu, perlindungan asuransi bagi pekerja keagamaan, bantuan tugas akhir atau skripsi, hingga berbagai program pemberdayaan lainnya.

Namun, menurut Masriadi, sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian utama BAZNAS Riau. Salah satu program yang dinilai memiliki dampak besar adalah bantuan tebus ijazah bagi masyarakat kurang mampu.

"Hingga saat ini, kurang lebih 290 ijazah telah kita bantu tebus dengan nilai sekitar Rp1,6 miliar," ujar Masriadi, Kamis (13/08/26).

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar menyelesaikan persoalan administrasi pendidikan. Ijazah yang berhasil ditebus menjadi pintu bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ataupun memasuki dunia kerja.

"Dengan adanya ijazah ini, anak-anak kita bisa melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Penyaluran Zakat Berdasarkan Skala Prioritas

Masriadi menegaskan, pengelolaan zakat di BAZNAS Riau dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan berdasarkan skala prioritas. Setiap penyaluran dievaluasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

BAZNAS Provinsi Riau menurutnya, selalu mengutamakan persoalan yang sifatnya paling mendesak dan menyangkut kebutuhan dasar kehidupan masyarakat.

Salah satu contohnya adalah program bantuan rumah layak huni. Kondisi tempat tinggal yang tidak memenuhi standar kelayakan dinilai sebagai persoalan mendasar yang perlu segera ditangani.

"Dalam pengelolaan zakat, kami melakukan evaluasi atau mengukur penyaluran zakat. Ketika masuk dalam prioritas, yang paling urgen atau mendesak harus diutamakan," jelas Masriadi.

Ia mencontohkan bantuan rumah layak huni yang diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Menurutnya, tempat tinggal yang layak merupakan kebutuhan dasar yang tidak semestinya diabaikan.

Bantuan Seragam Sekolah Capai 80 Persen

Selain bantuan pendidikan berupa beasiswa dan tebus ijazah, BAZNAS Riau juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Masriadi mengatakanp untuk program bantuan seragam sekolah telah mencapai sekitar 80 persen dari target 12 ribu penerima. BAZNAS Riau menargetkan seluruh bantuan tersebut dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026.

"Program ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga kurang mampu sekaligus memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk bersekolah," jelasnya.

Masriadi juga mengingatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Informasi mengenai mekanisme serta persyaratan berbagai program bantuan BAZNAS Riau dapat diakses melalui kanal media sosial resmi Instagram BAZNAS Riau.

Bentuk Pertanggungjawaban Kepada Muzaki

Lebih jauh, Masriadi menegaskan bahwa kegiatan “BAZNAS Riau Berbagi, Indonesia Berdikari” bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada para muzaki yang telah menunaikan kewajiban zakatnya.

"Dana zakat yang dikelola BAZNAS Riau berasal dari berbagai kelompok muzaki, baik aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, maupun pelaku usaha dan perorangan. Karena itu, setiap rupiah zakat yang dihimpun harus dikelola secara amanah dan disalurkan kepada kelompok masyarakat yang berhak menerimanya," ujar Masriadi.

"Maka penyaluran berbagai program ini sekaligus menjadi laporan kepada masyarakat bahwa zakat yang telah ditunaikan telah kembali disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan dan skala prioritas," tutupnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Plt Karo Kesra Setdaprov Riau, Yan Dharmadi, Kadis Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya, Rektor UIN Suska Riau Leny Nofianti, Perwakilan Kejati Riau, Perwakilan Korem 031 Wirabima, Perwakilan Polda Riau, seluruh Ketua BAZNAS Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, dan tamu undangan lainnya. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-semarak-hut-riau-ke-69-dan-hut-ri-ke-81-baznas-riau-perkuat-komitmen-penyaluran-zakat-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)