Sebut ICU RS di Riau Hampir Penuh, Jubir Satgas Covid-19 Minta Setiap Orang Pakai Masker

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sebanyak 85 persen dari 20 ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit yang teregistrasi untuk pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Riau sudah terisi. Hal itu diungkap oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi.

"Ruang ICU di seluruh Provinsi Riau yang teregistrasi untuk Covid-19 berjumlah 17 hingga 20 ruangan dan sekarang kondisinya 85 persen penuh," ucapnya.

Ia menyatakan, semua ICU Ventilator rumah sakit di Pekanbaru swasta yang teregistrasi untuk pasien Covid-19 bahkan sudah penuh. Tinggal ventilator rumah sakit di daerah yang masih ada.

"Di RSUD Arifin Achmad ada lima ventilator penuh, RS Eka Hospital ada 3 ventilator penuh, dan RS Awal Bros juga penuh. Termasuk di RSUD Dumai penuh. Yang masih ada itu di daerah-daerah, seperti di Bengkalis, tapi tak mungkin pula orang Pekanbaru ke Bengkalis," ujarnya.

"Bahkan, sekarang di RSUD Arifin Ahmad ada tiga pasien yang membutuhkan ventilator, tapi penuh. Itu artinya, kalau tidak mendapatkan ventilator, pasien bisa meninggal dunia," tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan untuk mengatasi Covid-19 butuh aksi dari pemerintah dan masyarakat agar mata rantai penyebaran Covid-19 diputus

"Kami butuh aksi, bukan retorika lagi. Tak bisa lagi imbauan, itu tidak bisa. Harus ada aksi. Dan jangan lupa, kata-kata vaksin itu jangan untuk ditunggu. Oh nanti ada vaksin, itu biarkan saja. Itu tidak penting. Yang penting bagaimana setiap orang pakai masker, itu saja," tegasnya.

"Ini penting kami sampaikan karena sudah terlalu lama. Mulai Maret sampai September, sudah 6 bulan dan tidak bisa lagi pakai imbauan, tapi harus ada aksi nyata dari kami semua. Ini bukan hanya domainnya pemerintah, sekarang kami maunya apa?" tuturnya.

Lebih jauh, ia tidak mempersoalkan toko, kedai kopi, dan lainnya buka saat pandemi Covid-19. Meski demikian, tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

"Toko harus buka, tidak apa-apa, silakan, tapi penjual dan pembeli harus pakai masker. Kedai kopi mau buka, silakan. Ini saya lihat malam-malam masih ramai di Tugu Keris dan Taman Kaca Mayang Pekanbaru. Silakan ramai, tak masalah, tapi jarak dan pakai masker," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-sebut-icu-rs-di-riau-hampir-penuh-jubir-satgas-covid19-minta-setiap-orang-pakai-masker.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)