Satria Antoni, Phd, Ketika “10 Tahun Pengalaman Migas” Hanya Ilusi dan Distorsi

Logo

Masalah Serius dalam Rekrutmen Pimpinan BUMD Energi. SKK Migas di Pertanyakan

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Dalam berbagai forum publik baru baru ini di hebohkan dan pemberitaan media, publik kerap disuguhi bahwa Satria Antoni Phd di klaim sebagai expert migas dan kandidat pimpinan BUMD migas memiliki “lebih dari satu dekade pengalaman di industri migas”. Klaim ini terdengar meyakinkan, namun jarang sekali diuji secara aritmetika waktu dan klasifikasi fungsi kerja. Penyesatan ini juga berupa sebagai Assiten Menteri ESDM, hasil penelusran adalah sebagai Assisten Tenaga Ahli Menteri (TAM) ESDM.  Dmn TAM membawa bnyk asisten.

Jika riwayat pendidikan dan karier kandidat tipikal ditelusuri secara kronologis, muncul pola yang patut dikritisi. Berdasarkan data linkedin.com. Tidak terdapat pengalaman nyata bahwa ybs pernah bekerja secara operasional di industri migas nasional ataupun internasional. Memang terdapat pengalaman di saudi aramco namun itu sebatas training dan internship kemahasiswaan.

Satria antoni background Faperi UNRI tersebut menempuh pendidikan formal berkelanjutan sejak 2007 hingga 2021, mulai dari sarjana, magister, hingga doktoral. Artinya, selama kurang lebih 14 tahun, yang bersangkutan berada pada fase pendidikan penuh waktu.

Memang tercatat aktivitas pelatihan dan internship di perusahaan migas internasional pada periode 2014–2020. Namun periode tersebut sepenuhnya beririsan dengan masa studi S2 dan S3, dan berstatus internship/training, bukan sebagai pegawai operasional penuh waktu. Dalam standar industri global, pengalaman jenis ini tidak dapat dikategorikan sebagai pengalaman kerja profesional hulu migas.
Pengalaman profesional penuh waktu baru terlihat setelah kelulusan doktoral pada 2021, dengan portofolio utama meliputi:
riset akademik,
jabatan manajerial universitas,
peran kebijakan publik, serta
posisi eksekutif pada BUMD penerima Participating Interest.

Jika seluruh periode pasca-2021 dihitung hingga 2025, total pengalaman profesional yang dapat diverifikasi adalah sekitar 8  tahun. Namun ketika disaring lebih jauh pada fungsi yang benar-benar berkaitan dengan *tata kelola PSC dan industri migas secara praktis,* durasinya menyusut menjadi *sekitar 4 tahun* , itupun dominan pada fungsi koordinasi, stakeholder management, dan governance — bukan operasi hulu migas seperti reservoir, drilling, atau production.

Dari sini muncul pertanyaan mendasar:
bagaimana klaim “lebih dari 10 tahun petroleum geosciences pengalaman migas operasional” bisa dibangun? Hingga terkesan fake personality branding

Jawabannya terletak pada praktik pengaburan definisi pengalaman:
internship diposisikan setara dengan pekerjaan penuh waktu,
pengalaman PI holder disetarakan dengan operator,
aktivitas akademik dan kebijakan dipromosikan sebagai pengalaman hulu migas.

Distorsi ini bukan sekadar persoalan personal, melainkan cacat sistemik dalam tata kelola rekrutmen pimpinan BUMD energi.

Tanpa standar definisi yang tegas tentang apa itu “pengalaman migas”, negara berisiko terus melahirkan pemimpin simbolik — bukan pemimpin operasional yang memahami tekanan nyata lapangan.
Dan pada akhirnya, yang menanggung risikonya bukan para elite, melainkan aset negara, keselamatan pekerja, dan masa depan energi nasional. Saya Rasa SKK Migas dan Pemda  seharusnya bisa lebih jeli melihat profiling ini dan bertaruh untuk masa depan BUMD yang sedang krisis.(izl)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-satria-antoni-phd-ketika-%E2%80%9C10-tahun-pengalaman-migas%E2%80%9D-hanya-ilusi-dan-distorsi.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)