Saat Proses tepung Tawar, Sejumlah Harapan Dibebankan Ke Gubenur dan Wakil Gubenur

Logo
Wan Thamrin Melakukan Proses Tepung Tawar Kepada Gubenur Baru

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Duduk bak raja, Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar dan Edy Natar Nasution jalani tepuk tepung tawar di Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Mereka duduk bak raja di singgasana berwana kuning emas saat prosesi adat tepuk tepung tawar, Kamis (21/2/2019).

Saat proses dimulai, satu persatu tokoh masyarakat Riau melakukan tepuk tepung tawar terhadap gubenur dan wakil gubenur terpilih ini secara bergantian. 

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Al Azhar mendapat kesempatan menjadi tokoh pertama yang melakukan tepuk tepung tawar.

Diikuti oleh tokoh masyarakat Riau dan mantan Gubenur Riau dan wakil Gubenur. Diantaranya, Saleh Djasit, Wan Abu Bakar dan Wan Thamrin Hasyim dan Rifai Ramhan. Kemudian Syahril Abu Bakar Ketua Harian LAM Riau disusul sejumlah kerabat sultan siak, pelalawan, gunung sailan dan indragiri.

Selama jalanya proses tepuk tepung tawar, Syamsuar dan Edi tampak serius namun sesekali mereka meleparkan senyum ke arah hadirin.

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Al Azhar mengungkapkan, tepuk tepung tawar merupakan tradisi melayu Riau.

Tradisi tepuk tepung tawar, lanjut Al Azhar mengandung makna sebuah peringatan yakni, peringatan agar Gubenur dan wakil gubenur Riau yang baru saja dilantik dapat menjakankan tugasnya dengan baik, lima tahun kedepan.

"Tepuk tepung tawar tidak hanya mengandung makna dunia, tapi juga akhirat," katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap dengan dilakukan tepuk tepung tawar ini, Gubenur dan Wakil Gubenur Riau, Syamsuar - Edy Natar bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Sebab apa yang dipimpinnya saat ini bukan hanya harus dipertanggungjawabkan didunia, tapi juga di akhirnya.

"Kami siap mendukung dan bekerja sama dengan Pak Gubenur yang baru untuk sama-sama membangun Riau menjadi lebih baik dan lebih maju lagi," ujarnya.

Sementara Gubenur Riau, Syamsuar usai diberi tepuk tawar mengaku bangga dan senang karena sudah disambut dengan meriah oleh LAM Riau dengan tradisi tepuk tepung tawar.

"Kami mohon dukungan dari bapak ibu semuanya. Tepuk tepung tawar ini insyallah akan menjadi pedoman bagi kami dalam memimpin Riau, adat berlandaskan syara' dan syara' bersendikan kitabullah," katanya. (kha)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-saat-proses-tepung-tawar-sejumlah-harapan-dibebankan-ke-gubenur-dan-wakil-gubenur.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)