RITEX 2026, Gerbang Riau Menuju Panggung Pariwisata Global

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Provinsi Riau kembali menegaskan ambisinya untuk memperkuat posisi di peta pariwisata nasional dan internasional melalui Riau International Travel Exchange (RITEX) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 ini mengusung tema Connecting Riau to Global Tourism With Culture, Nature, and Partnership.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Riau, Dede Firmansyah, mengatakan RITEX 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan bagi para pelaku usaha pariwisata untuk membangun jejaring, memperluas pasar, sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas.

"Di sini telah berkumpul para pebisnis, khususnya di bidang pariwisata, untuk saling membicarakan kemajuan bisnis ke depan. Yakni 38 seller atau penjual yang berasal dari berbagai segmen industri pariwisata. Mereka antara lain berasal dari Malaysia, Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, serta para pengelola hotel dari berbagai provinsi," ujar Dede.

"Selanjutnya dari sisi buyer, juga ikut hadir yaitu pelaku industri pariwisata dalam skala lokal, nasional hingga internasional. Tercatat 50 buyer lokal dari Riau, 80 buyer nasional, serta 10 buyer internasional asal Malaysia turut ambil bagian dalam forum ini," imbuhnya.

Dede Firmansyah menyebutkan bahwa pertemuan bisnis ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan potensi destinasi Riau dengan jaringan pemasaran wisata yang lebih luas. 

"Tidak sekadar menjadi ajang promosi, RITEX 2026 diharapkan mampu melahirkan kerja sama konkret antara pelaku usaha perjalanan, hotel, pengelola destinasi, hingga mitra wisata dari berbagai daerah dan negara," ujar Ketua DPD ASITA Riau ini.

Diketahui, Kota Pekanbaru diproyeksikan semakin kuat sebagai destinasi kuliner dan pintu masuk wisata perkotaan. Kota Dumai juga memiliki potensi kuliner dan posisi strategis yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari paket perjalanan wisata. Sementara itu, Kabupaten Kampar menjadi salah satu daerah yang memiliki kekayaan alam dan destinasi wisata yang layak dikembangkan untuk pasar wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Pada kegiatan RITEX 2026 ini kami akan membahas upaya meningkatkan wisatawan luar yang datang mengunjungi Provinsi Riau, sehingga tentu bisa menaikkan perekonomian daerah akibat kunjungan wisata," tutup Dede Firmansyah.

Bagi Provinsi Riau, RITEX 2026 bukan sekadar pertemuan antara penjual dan pembeli produk wisata. Lebih jauh, forum ini menjadi ruang untuk membangun konektivitas, membuka pasar baru, dan memperkenalkan wajah Riau kepada dunia dengan kekayaan budaya, alam, kuliner, serta peluang investasi pariwisata yang dimilikinya. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-ritex-2026-gerbang-riau-menuju-panggung-pariwisata-global.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)