Program Peremajaan Sawit Rakyat di Riau, Target 2026 Dipatok 6.000 Hektare

Logo
Supriadi, Kadis Perkebunan Provinsi Riau

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Provinsi Riau terus digenjot untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sawit rakyat. Untuk di bulan Agustus 2026, realisasi program peremajaan sawit rakyat di Bumi Lancang Kuning ini telah mencapai sekitar 2.744 hektare.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, S.Hut., MT, mengatakan PSR merupakan program peremajaan atau replanting tanaman kelapa sawit yang dilakukan pada lahan yang sama. Tanaman hasil peremajaan tersebut selanjutnya menjadi generasi kedua perkebunan sawit rakyat.

"Peremajaan Sawit Rakyat merupakan program replanting, artinya menanam sawit di lahan yang sama atau lebih sering disebut tanaman generasi kedua," ujar Supriadi, beberapa waktu lalu ketika membuka acara Sosialisasi FPKMS di Pekanbaru.

Menurutnya, pemerintah menargetkan realisasi PSR pada tahap awal 2026 berada di kisaran 6.000 hektare. Apabila capaian tersebut digabungkan dengan program yang dilaksanakan melalui jalur Dinas Perkebunan, total realisasi yang ditargetkan dapat mencapai kurang lebih 7.000 hektare.

"Program tersebut mencakup sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Namun, Kota Pekanbaru menjadi satu-satunya wilayah yang tidak menjadi daerah utama pelaksanaan PSR karena keterbatasan lahan produktif perkebunan kelapa sawit," sebut pria yang akrab disapa Ucup ini.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PSR tersebar di berbagai kabupaten/kota yang memiliki perkebunan kelapa sawit rakyat. Pemerintah Provinsi Riau berharap realisasi program tersebut terus meningkat hingga penghujung tahun.

"Kami optimistis capaian PSR pada 2026 dapat melampaui realisasi tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, percepatan pelaksanaan program akan terus dilakukan hingga akhir Desember," tutup Kadis Perkebunan Provinsi Riau.

Program PSR menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat. Melalui peremajaan tanaman yang sudah tidak lagi produktif, lahan yang sama diharapkan mampu kembali menghasilkan tanaman sawit dengan produktivitas yang lebih baik. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-program-peremajaan-sawit-rakyat-di-riau-target-2026-dipatok-6000-hektare.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)