PMI Inhil Kekurangan 300 Kantong Darah Setiap Bulan

Logo
Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah Wardan menyerahkan bantuan kepada warga saat menghadiri kegiatan sosial di Tembilahan.

INHIL, SELAIN memerlukan mobil operasional distribusi bantuan bencana, PMI Indragiri Hilir (Inhil) juga kekurangan 300 kantong darah dalam setiap bulannya.

Demikian disampaikan Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah Wardan, saat menghadiri Musyawarah Provinsi PMI Riau tahun 2019 di Pekanbaru, beberapa hari lalu. Saat itu, Zulaikhah didampingi Sekretaris PMI Inhil H Mukhtar T, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Inhil Saut Pakpahan.

“Kami sangat berharap agar pengurus PMI Provinsi Riau dapat memberikan solusi atas sejumlah persoalan yang tengah dihadapi ini,” ungkap Zulaikhah Wardan.

Keperluan akan darah di Kabupaten Inhil, diakui Zulaikhah memang cukup tinggi. Jika tidak dapat dipenuhi maka secara otomatis akan berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Diceritakannya, selama ini darah yang ditanggung BPJS hanya satu kantung setiap pasien. Sementara belajar dari pengalaman, bahwa keperluan darah selalu lebih dari satu kantong sehingga pembayaran kelebihan tersebut menjadi beban rumah sakit. ‘’Akhirnya berimbas terhadap pembayaran dan menjadi tunggakan dari Rumah Sakit kepada PMI,” jelasnya.

Berdasarkan realita yang ada, keperluan akan darah bagi setiap pasien tidak bisa dibatasi. Maka demikian, dia berharap agar BPJS dapat menanggung seluruh biaya kantung darah yang diperlukan pasien.

“Atau, ada subsidi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sehingga keperluan para pasien dapat terlayani. Terutama dalam pembayaran,” imbuh Ketua PMI Inhil ini.

Kemudian, dia juga mengucapkan selamat kepada Syahril Abu Bakar MSi yang terpilih kembali menjadi Ketua PMI Provinsi Riau masa bakti 2019-2024, dan berharap dapat memegang amanah dengan baik.

Sebelumnya, Gubernur Riau H Syamsuar, mengucapkan terimakasih kepada PMI Provinsi Riau, PMI kabupaten dan kota yang sudah banyak membantu pemerintah dalam menolong masyarakat yang memerlukan darah.

“Cukup banyak bantuan PMI, baik itu bantuan bencana, maupun donor darah, dan kegiatan sosial lainnya,” tutur mantan Bupati Siak itu.

Gubernur berharap melalui musyawarah tersebut dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang berfokus pada pengembangan PMI ke depan, sehingga PMI Provinsi Riau lebih maju di masa-masa yang akan datang.(adv)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pmi-inhil-kekurangan-300-kantong-darah-setiap-bulan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)