Perhimpunan Perniagaan Tanah Melayu Dideklarasikan LAM Riau

Logo
Gedung LAM Riau.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Bertema "Menegakkan Kedaulatan Adat", Musyawarah Kerja (Musker) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Tahun 2020 berhasil mengevaluasi perjalanan organisasi LAMR tahun 2019 dan 2020, menyusun program kerja LAMR tahun 2021, serta mengeluarkan sejumlah rekomendasi.

Dalam acara pembukaan Musker LAMR tahun 2020, akhir pekan lalu, digelar penabalan Penggawa Adat LAMR dan pemberian penghargaan dari LAMR dan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Iman Efendi SH SIK MSi mewakili Satgas Covid-19 Provinsi Riau kepada konten creator video singkat Generasi Milenial, Patuhi Protokol Kesehatan Sungai Rawa Creative dari Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Adapun pada acara penutupan Musker LAMR 2020 dideklarasikan Perhimpunan Perniagaan Tanah Melayu (P2TM) dan pembukuan selubung Hitung Mundur Blok Rokan Kembali oleh Ketua Umum MKA dan DPH LAMR. Naskah Deklarasi P2TM langsung dibacakan oleh Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar di hadapan para pengurus LAMR dan disaksikan oleh para Ketua Umum MKA dan Ketua Umum DPH LAMR kabupaten/kota yang mengikuti acara penutupan Musker LAMR secara virtual.

“Dengan ini atas nama Majelis Kerapatan Adat dan Dewan Pimpinan Harian LAMR kami deklarasikan Perhimpunan Perniagaan Tanah Melayu (P2TM) untuk dapat mengembangkan, menumbuhkan peniaga-peniaga di Tanah Melayu yang kami banggakan ini,” ucap Datuk Seri Syahril.

Tokoh-tokoh pendiri P2TM yang disebut Datuk Seri Syahril adalah Datuk Seri H Al Azhar, Datuk Seri Syahril Abubakar, Datuk HR Marjohan Yusuf, Datuk HR Maizir Mit, Datuk H Asral Rahman, Datuk H Khairul Zainal, Datuk H Dasril Maskar, Datuk Hermansyah, Datuk H Hendry Munief, Datuk Febrila Praja, dan Puan Hj. Nurliah. Dalam elu-eluannya pada acara penutupan Musker LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar menyebut para pendiri P2TM diberikan waktu untuk menyusun pengurus P2TM dan kalau dapat sebelum berakhir bulan Desember 2020.

“Kami sudah punya pengurus yang lengkap tinggal pengukuhan dan penabalannya pada tahun 2021. Tahun kembalinya Blok Rokan, kami menyiapkan para peniaga, para saudagarnya untuk bersama-sama membangun perekonomian masyarakat Melayu dan masyarakat Riau pada umumnya,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri H. Al Azhar dalam petuah amanahnya, pelaksanaan Musker LAMR bukan saja karena kegiatan ini diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LAMR, tetapi Musker dilaksanakan untuk memperoleh pikiran-pikiran yang bernas yang dapat dijadikan sebagai pedoman untuk melaksanakan roda organisasi.

“Jadi, bukan sekadar melaksanakan roda organisasi tetapi juga bagaimana LAMR menjadi lebih bermakna dirasakan kehadirannya oleh masyarakat Riau, oleh negeri ini, oleh anak kemenakan di mana pun berada,” ucapnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-perhimpunan-perniagaan-tanah-melayu-dideklarasikan-lam-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)