Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Ulau Melalui Peningkatan Kualitas Produksi Gula Aren di Rohul

Logo
Dok Panitia

(RIAUHITS.COM) - Kampung Ulau merupakan salah satu kampung terpencil di Desa tanjung Belit, berlokasi di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Kampung Ulau yang luasnya sekitar 45 hektar ini hanya dihuni oleh 36 KK (kepala keluarga) dengan jumlah warga sekitar 80 orang.

Berdasarkan wawancara dengan pengrajin gula aren di Kampung Ulau di kampung tersebut hanya ada sekitar 5 orang yang mengusahakan pembuatan gula aren. Kehidupan masyarakat di desa ini sangat tradisional dan masih terbelakang, baik dari sisi pengetahuan maupun dari sisi pendapatan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di salah satu rumah warga Kampung Ulau. Kegiatan pelatihan dihadiri oleh 30 orang peserta termasuk sekretaris desa dan mahasiswa Kukerta Universitas Riau. 

Untuk memperoleh gula aren yang berkualitas tinggi tentunya sangat tergantung pada kualitas nira yang diproses. Menurut Joseph et al. (1994) di dalam Rachman (2009), nira yang disadap pada pagi hari memiliki pH lebih rendah dari nira yang ditampung pada sore hari. Nira yang disadap pada pagi hari kadar sukrosanya lebih rendah dari nira yang disadap sore hari. Hal ini karena pada siang hari penguapan lebih besar dibanding pada malam hari. 

Perlakuan terhadap penampungan berpengaruh nyata terhadap kadar sukrosa nira yang disadap pada sore hari, tetapi tidak berpengaruh nyata pada sukrosa yang disadap pada pagi hari. Nira yang digunakan sebagai bahan baku gula sebaiknya berkadar sukrosa di atas 12 persen.

Pemberdayaan masyarakat desa dapat dilakukan dengan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan warga masyarakat. Potensi sumber daya alam lokal yang melimpah di suatu wilayah seringkali kurang termanfaatkan karena kendala minimnya pengetahuan masyarakat. Selain ketrampilan, faktor kurangnya motivasi berwirausaha juga menjadi kendala. Pleatihan pengolahan nira aren di Kampung Ulau ini dilakukan dengan memberikan ketrampilan sekaligus motivasi untuk mengolah nira aren diantaranya dengan menjelaskan variasi produk olahan agroindustri aren yang potensial untuk dikembangkan. 

Metode penyadapan nira segar dan penanganan nira sangat menentukan kualitas gula aren cetak yang dihasilkan. Masyarakat Kampung Ulau tertarik untuk mengembangkan produk nira aren, tetapi berbeda dengan daerah lain di Kabupaten Rokan Hulu seperti di Kecamatan Rambah dimana tanaman aren sudah banyak dikembangkan, di Kampung Ulau dibutuhkan pelatihan lanjutan untuk membudidayakan tanaman aren karena produksi nira masih sangat terbatas yang dikelola oleh beberapa pengrajin saja. (Tim Pengabdian Kukerta Unri)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-peningkatan-ekonomi-masyarakat-kampung-ulau-melalui-peningkatan-kualitas-produksi-gula-aren-di-rohul.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)