Pengguna Jasa KMP di Bengkalis Antre Berjam-jam, Ini Tanggapan Dinas Perhubungan Bengkalis

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - Pengguna jasa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) di Bengkalis merasa dirugikan akibat terjadinya antrean mencapai lima jam di Pelabuhan Roro Bengkalis. Adapun antrean di pelabuhan Roro Bengkalis pada saat liburan panjang baik Natal Tahun Baru maupun Lebaran yang berlangsung berjam-jam, menjadi masalah tersendiri bagi warga Bengkalis.

Itu karena warga Bengkalis yang akan berpergian keluar pulau Bengkalis harus menghabiskan waktu dan biaya lebih untuk menunggu antrian menyeberang. Warga yang menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil pun tak jarang harus lebih bersabar. Terlebih lagi, hal itu memang lantaran tidak ada pilihan lain untuk keluar dengan menggunakan kendaraan pribadi dari Bengkalis.

Kondisi seperti itu pun sering terjadi. Akan tetapi, seakan tidak ada solusi berarti untuk mengatasi kondisi yang hampir setiap tahun terjadi. Antrean panjang pun menurut masyarakat lebih banyak menimbulkan kerugian bagi mereka. Dengan mengantre berjam-jam, akan lebih banyak menyedot bahan bakar kendaraan.

Pihak Dinas Perhubungan Bengkalis pun mengakui adanya peningkatan jumlah pengguna jasa penyeberangan pada musim liburan ini. Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Bengkalis, Zulasri, menyatakan, volume kendaraan baik roda dua maupun roda empat meningkat sejak dua hari terakhir.

"Sejak Jumat kemarin antrean penyebangan sudah ramai. Sampai hari ini juga kami masih ramai, baik dari Sungai Pakning maupun Bengkalis," katanya.

Adapun guna mengantisipasi antrena itu, pihaknya sudah mengoperasikan sebanyak empat kapal penyeberangan serta satu kapal dalam posisi siaga jika ada kerusakan kapal.

"Ada lima kapal penyeberangan yang kami siapkan sejak Jumat kemarin. Empat beroperasi, satu lagi dalam posisi standby," terangnya.

Ditambahkannya, kepadatan di Pelabuhan Roro Bengkalis maupun Sungai Pakning terjadi memang terjadi lantaran faktor liburan sekolah dan cuti bersama.

"Memang karena liburan panjang, banyak warga Bengkalis yang keluar Bengkalis untuk liburan begitu juga sebaliknya. Ini terlihat dari dominasi kendaraan pribadi yang menyeberang," paparnya.

Kepadatan itu, imbuhnya, diprediksi akan terus terjadi hingga awal tahun depan hingga masa liburan berakhir, yakni pada 2 Januari 2019. Pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk mengurai ramainya antrian penyeberangan tersebut. Diterangkannya, peningkatan juga terjadi pada Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis merupakan keberangkatan Domestik Batam, Dumai, dan Selat Panjang.

"Namun, meskipun terjadi kepadatan penumpangan di pelabuhan, kami pastikan tidak terjadi kenaikan tiket sama sekali," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pengguna-jasa-kmp-di-bengkalis-antre-berjamjam-ini-tanggapan-dinas-perhubungan-bengkalis.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)