Penanggulangan dan Cegah Kebakaran, DPKP Pekanbaru Gencarkan Sosialisasi Ke Masyarakat

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mulai menggencarkan sosialisasi pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di seluruh 15 kecamatan, dengan prioritas kawasan padat penduduk yang rawan kebakaran.

Upaya Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran melalui edukasi masyarakat, peningkatan kesiapsiagaan petugas, serta penguatan layanan darurat. 

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., saat membuka sosialisasi pemberdayaan masyarakat tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran, Senin (12/10/26).

Wawako Pekanbaru menegaskan untuk mewujudkan kota Pekanbaru yang aman dari ancaman kebakaran membutuhkan kolaborasi pemerintah, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat. 

"Upaya ini mencakup edukasi keselamatan, inspeksi bangunan, pencegahan risiko kebakaran akibat instalasi listrik, hingga pemulihan warga terdampak melalui bantuan sosial dan rehabilitasi hunian," sebut Markarius.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru juga mendorong program Damkar Go to School untuk menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini, sosialisasi di seluruh kecamatan, serta pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di setiap kelurahan.

"Dari sisi kesiapsiagaan, pemerintah telah menargetkan waktu respons petugas maksimal tujuh menit hingga lokasi kejadian. Dengan armada yang disiapkan terdiri atas 18 unit truk pemadam kebakaran, tujuh unit Fuso, dan tiga unit pickup tentu saja dapat merespon dengan cepat dan tanggap," ujar Wawako Pekanbaru.

Selain itu, masyarakat dapat melaporkan keadaan darurat melalui layanan Call Center 112 yang bebas pulsa dan beroperasi 24 jam di wilayah Pekanbaru, serta aplikasi Si Cepat melalui WhatsApp yang memungkinkan pelapor membagikan lokasi kejadian.

"Melalui langkah ini, Kami pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat membangun budaya sadar keselamatan dan memperkuat kesiapsiagaan demi mewujudkan Pekanbaru yang lebih tanggap terhadap ancaman kebakaran," tutup Markarius.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan simulasi penanganan kebakaran, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

"Peserta sosialisasi melibatkan unsur dasawisma, PKK, Posyandu, forum RT/RW, dan organisasi kemasyarakatan. Mereka diharapkan menjadi agen edukasi yang mampu membantu mencegah kebakaran di lingkungan masing-masing, terutama dalam aktivitas rumah tangga yang berisiko memicu kebakaran," sebut Zarman didampingi Kabid Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas SDM, Said Nurul Hidayat, S.I.P., M.A.

Untuk kedepan, Ia mengatakan sosialisasi juga akan menyasar sekolah-sekolah untuk menanamkan pemahaman tentang bahaya kebakaran sejak dini serta memperluas edukasi langsung kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha dan ibu rumah tangga.

"Sehingga upaya mewujudkan Pekanbaru yang aman dari kebakaran dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan waktu respons, kesiapan armada, dan inovasi pelayanan bisa terwujud. Maka dengan demikian DPKP menargetkan penanganan dengan waktu respons tujuh menit hingga lokasi kebakaran dapat terealisasi," jelas Zarman.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyediakan APAR di rumah, tempat usaha, dan perkantoran. Selain itu, warga diminta memastikan peralatan listrik dan APAR yang digunakan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) demi meningkatkan keselamatan dan mencegah kebakaran," tutupnya. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-penanggulangan-dan-cegah-kebakaran-dpkp-pekanbaru-gencarkan-sosialisasi-ke-masyarakat-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)