Pemerintah Diminta Bentuk Tim Monitoring karena Gula Rafinasi Disinyalir Banyak Beredar di Riau

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Gula rafinasi disinyalir banyak beredar di Provinsi Riau dan sekitarnya. Hal itu dikatakan Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu (Apegti) Provinsi Riau Nur Ja'far Marpaung. Untuk diketahui, gula rafinasi memiliki warna lebih putih dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi.

Sesuai SK Menperindag Nomor: 527/MPT/KET/9/2004, gula rafinasi diketahui hanya diperuntukkan untuk industri dan tidak untuk dikonsumsi langsung sebab harus melalui proses terlebih dahulu.

"Selain dijual murni, ada juga pedagang yang mengoplosnya dengan gula biasa. Gula rafinasi tersebut berukuran lebih halus dibanding gula biasa. Bahkan, bentuknya cenderung menyerupai tepung dan bila dicampur, relatif sulit diketahui," katanya, Ahad (15/9/2019).

Berdasarkan pantauan selama ini, imbuhnya, distributor lebih suka menjual gula rafinasi yang oplosan dikarenakan harganya lebih murah, yakni sekitar Rp5.500-Rp6.000 per kilogram.

"Sementara harga gula biasa mencapai Rp12.500 per kg dan ada juga pedagang yang menjual gula rafinasi seharga yang sama dengan gula biasa sehingga keuntungan yang didapatkan lebih besar," tuturnya.

Lebih jauh disampaikannya, perbuatan yang dilakukan oleh para oknum pengusaha importir telah melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 Pasal 7 tentang Perdagangan atau Pasal 142 Junto Pasal 39 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan Pasal 62 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman lima tahun penjara.

Oleh sebab itu, ia pun menyarankan kepada pihak pemerintah untuk bentuk tim monitoring (pengawasan) gula rafinasi. Tim itu dibutuhkan untuk memantau peredaran gula rafinasi di Riau.

"Tim semestinya terdiri dari berbagai pihak instansi terkait karena gula rafinasi tersebut banyak didatangkan dari luar sehingga pintu masuk harus dijaga, baik pelabuhan resmi maupun tidak resmi," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pemerintah-diminta-bentuk-tim-monitoring-karena-gula-rafinasi-disinyalir-banyak-beredar-di-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)