Pelita Indonesia Studentpreneur Fair 2026 Resmi Dibuka, Wawako : Cetak Wirausaha Muda

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, kemampuan berwirausaha menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda. 

Berangkat dari semangat tersebut, Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia kembali menggelar Pelita Indonesia Studentpreneur Fair 2026 : Asian Market, sebuah agenda tahunan yang kini telah memasuki penyelenggaraan yang ke-6.

Wakil Rektor I Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia, Prof. Dr. Teddy Chandra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun jiwa kewirausahaan mahasiswa agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan pekerjaan.

Menurutnya, mayoritas lulusan Pelita Indonesia telah terserap di dunia kerja. Namun, kampus tetap mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan membangun usaha secara mandiri sebagai alternatif sumber pendapatan sekaligus bekal menghadapi dinamika ekonomi di masa depan.

"Sekitar 85 persen lulusan Pelita Indonesia sudah bekerja. Melalui Studentpreneur Fair ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki orientasi menjadi karyawan, tetapi juga belajar membuka usaha sendiri. Setidaknya mereka memiliki pengalaman berbisnis yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan dan berkembang menjadi usaha yang lebih besar," ujar Prof. Teddy.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa pengembangan kewirausahaan mahasiswa juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Usaha yang dirintis mahasiswa dapat berkembang menjadi unit bisnis yang produktif dan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru di Kota Pekanbaru.

Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam dunia usaha memerlukan keberanian mengambil risiko, kemampuan mengambil keputusan, serta komitmen untuk terus berinovasi. Dengan sikap tersebut, mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan memiliki prospek yang menjanjikan.

"Harapan kami, mahasiswa tidak hanya terhindar dari pengangguran setelah lulus, tetapi mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat melalui usaha yang mereka bangun," kata Prof. Teddy.

"Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan bisnis. Kehadiran para pelaku UMKM serta perusahaan-perusahaan swasta dalam kegiatan ini dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami dinamika pasar, strategi pemasaran, hingga persaingan usaha secara nyata," imbuhnya.

Selain fokus pada pengembangan kewirausahaan mahasiswa, Pelita Indonesia juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Kerja sama menurut Prof. Teddy, diarahkan untuk menciptakan solusi yang mendukung masa depan lulusan, baik dalam aspek penyerapan tenaga kerja maupun pengembangan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, kami berupaya menghadirkan solusi bagi masa depan mahasiswa. Tidak hanya mahasiswa, para dosen juga didorong untuk menghasilkan karya dan inovasi yang dapat membantu pemerintah, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan," tutupnya.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, H. Markarius Anwar S.T., M.Arch., yang berkesempatan membuka kegiatan Pelita Indonesia Studentpreneur Fair 2026 menyampaikan apresiasinya karena Pelita Indonesia telah konsisten menghadirkan ruang pembelajaran kewirausahaan bagi generasi muda khususnya para mahasiswa.

"Kalau kita lihat kegiatan ini bukan hanya sekadar bazar UMKM saja, tetapi merupakan laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk belajar berwirausaha, berinovasi, membangun jejaring, serta memahami dinamika dunia usaha secara langsung," jelas Markarius.

"Dengan keterlibatan para mahasiswa, dosen, dan pelaku UMKM, hal ini menunjukkan semangat kolaborasi yang luar biasa dalam membangun ekonomi kreatif dan memperkuat ekosistem kewirausahaan di kota Pekanbaru," imbuhnya.

Terakhir, Wawako Pekanbaru berpesan kepada seluruh mahasiswa agar jangan takut untuk memulai suatu usaha, karena hal besar dimulai dari yang kecil, maka melalui kegiatan ini dapat membangun kepercayaan diri untuk menjadi calon pengusaha muda di masa depan.

"Saya harap generasi muda mendatang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berani menciptakan peluang usaha. Kami pemerintah akan terus mendukung lahirnya wirausaha muda, karena kemajuan suatu daerah ditentukan oleh kualitas SDM yang adaptif dan produktif," tutup Wawako Pekanbaru. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pelita-indonesia-studentpreneur-fair-2026-resmi-dibuka-wawako--cetak-wirausaha-muda.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)