Sejumlah Sekolah di Dumai Pulangkan Murid Lebih Awal karena Kabut Asap Tebal
- Kamis, 21 Februari 2019
- 93 likes
Besok Sore kembali ke Pekanbaru, Syamsuar Akan di Tepung Tawar di Bandara
- Rabu, 20 Februari 2019
- 93 likes
RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mempersiapkan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru di kawasan Muara Fajar sebagai langkah mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak.
Pembangunan TPA baru tersebut direncanakan mulai berjalan secara bertahap pada 2026 menyesuaikan kemampuan anggaran daerah setiap tahunnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan lokasi TPA baru akan dibangun di sekitar area TPA lama di Muara Fajar dengan luas lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru mencapai 2,9 hektare.
Menurut Reza, pembangunan TPA baru menjadi kebutuhan mendesak karena kondisi TPA eksisting saat ini telah mengalami kelebihan kapasitas. Selama ini, volume sampah yang masuk mencapai sekitar 900 ton per hari dan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk serta aktivitas perkotaan.
"TPA baru ini nantinya akan menjadi tambahan zona pembuangan sampah dengan konsep sanitary landfill, yakni sistem pengelolaan sampah modern yang dilengkapi pengolahan air lindi atau cairan sampah sehingga lebih ramah terhadap lingkungan," ujar Reza.
Melalui pembangunan zona baru tersebut, kapasitas penampungan sampah Kota Pekanbaru ditargetkan meningkat hingga sekitar ribuan ton per hari. Pemerintah berharap penambahan kapasitas itu mampu mengurangi tekanan terhadap TPA lama yang selama ini dinilai sudah tidak ideal.
Meski demikian, Reza menambahkan TPA lama di Muara Fajar tetap akan dioperasikan. Namun, fungsinya akan difokuskan hanya untuk pembuangan residu sampah yang tidak dapat diolah kembali.
"Langkah itu dilakukan untuk mencegah praktik open dumping atau pola pembuangan sampah secara terbuka tanpa proses pengolahan dan pemilahan. Kondisi tersebut selama ini dikhawatirkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan serta gangguan kesehatan masyarakat," jelas Reza.
Selain membangun TPA baru, Pemerintah Kota Pekanbaru juga mulai mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari hulu. Reza mengajak masyarakat agar tidak lagi sekadar mengumpulkan sampah, melainkan mulai memilah dan memanfaatkannya kembali.
"Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomis perlu dipilah dan dimanfaatkan sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang," kata Reza.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemko Pekanbaru telah menginisiasi program Waste Station berbasis ekonomi sirkular. Fasilitas pertama saat ini berada di kawasan Taman Tunjuk Ajar, Jalan Ahmad Yani.
"Ke depan, program serupa direncanakan diperluas ke sejumlah titik lain, di antaranya kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Sudirman serta di wilayah Panam dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru," tutup Reza.
Pemerintah berharap pengembangan TPA baru dan program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Pekanbaru yang terus meningkat dari tahun ke tahun. *(mrz)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-pekanbaru-siapkan-tpa-baru-berkonsep-sanitary-landfill-pembuangan-sampah-berkapasitas-besar.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply