Paripurna Istimewa HUT ke-27 Siak, Bupati Afni: Siak Kantongi Dukungan APBN Rp370,84 Miliar di 2026

Logo
Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan kata sambutan pada Sidang Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak di Gedung Panglima Ghimbam DPRD Siak.

RIAUHITS.COM, SIAK - Pada 2026, Kabupaten Siak menerima Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp 370,84 miliar untuk membiayai sejumlah program prioritas. Alokasi tersebut menyasar pencepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, rehabilitasi bangunan bersejarah, hingga penguatan sektor pertanian dan perkebunan rakyat.

Dukungan tersebut diperoleh melalui komunikasi dan koordinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan sejumlah kementerian dan lembaga di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pernyataan ini disampaikan Bupati Siak Afni Zulkifli pada Sidang Paripurna Istimewa  memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Siak di  Gedung Panglima Ghimbam DPRD Siak di buka oleh Ketua DPRD Indra Gunawan,Senin (12/10/2026).

Afni menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Keterbatasan APBD tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Melalui komunikasi dan koordinasi, kami terus memperjuangkan agar pembangunan Kabupaten Siak tetap memperoleh dukungan melalui APBN,” kata Afni.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan program prioritas Siak mendapatkan dukungan anggaran pemerintah pusat.

Bagi Afni, besaran dukungan APBN tersebut bukan sekadar capaian nominal, melainkan bagian dari upaya memastikan pembangunan tetap berjalan di tengah tekanan fiskal daerah.

“Ini bukan sebatas angka, namun juga bukti nyata bahwa kami terus bekerja memperjuangkan Siak dengan seisi-isinya,” tutur Afni.

Salah satu sektor yang memperoleh porsi alokasi besar adalah infrastruktur, terutama untuk pembangunan jalan dan jaringan irigasi penunjang ekonomi warga. ​Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), pemerintah melanjutkan pembangunan jalan rigid beton pada ruas Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan sepanjang 3,5 kilometer. Pembangunan ini terbagi dalam dua segmen, yakni segmen pertama sepanjang 1,8 kilometer senilai Rp25,67 miliar dan segmen kedua sepanjang 1,7 kilometer senilai Rp24,24 miliar—dengan total mencapai Rp49,91 miliar.

​Selain akses jalan, Kabupaten Siak juga mengantongi dukungan Rp90,84 miliar untuk pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di 50 titik. Pemerintah pusat pun mengalokasikan Rp48,97 miliar untuk peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi utama, serta Rp3,39 miliar untuk pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Bungaraya dan Sabak Auh.

​

Bupati Siak Afni Zulkifli pada Sidang Paripurna Istimewa  memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak di  Gedung Panglima Ghimbam DPRD Siak.

Pada sektor perumahan, pemerintah pusat mendukung rehabilitasi 541 unit rumah tidak layak huni melalui program bedah rumah dengan anggaran Rp10,82 miliar. ​Sementara di sektor pendidikan, alokasi dana dialokasikan untuk revitalisasi 85 satuan pendidikan dengan nilai mencapai Rp54,2 miliar pada tahun 2026. Angka ini melonjak signifikan dibanding tahun 2025 yang saat itu memperoleh pagu Rp31,9 miliar untuk 36 satuan pendidikan.

​“Alhamdulillah, pada 2026 ini ada peningkatan signifikan lebih dari 100 persen untuk revitalisasi 85 satuan pendidikan dengan anggaran Rp54,2 miliar, dan peluangnya masih terus bertambah,” ungkap Afni.

​​Afni menambahkan, Pemkab Siak akan terus mengusulkan program prioritas daerah secara proaktif. Kesiapan perencanaan, dokumen teknis, dan kelengkapan administrasi menjadi kunci utama agar usulan daerah disetujui pusat.

Bupati Afni  Pimpin ​Upacara Hari Jadi ke -27 Siak

 Di Hari Jadi Siak ke 27 tahun, Bupati Siak Afni Zulkifli memberi pesan melayu agar masyarakat terus menjaga marwah, persatuan, dan semangat membangun negeri.

Penyataan ini disampaikan  Afni saat memimpin upacara HUT ke-27 Siak di Lapangan Tugu, depan Museum Istana Assereayah Hasyimiah, Senin (12/10/2026).

Bupati Siak Afni Zulkifli  pada upacara memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak di lapangan Tugu Istana Siak.

Mengusung tema "Siak Harmoni, Melayu Lestari", Bupati Afni menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Siak serta berharap negeri istana terus berkembang dengan tetap menjaga nilai Melayu.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan upacara Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak. Sebuah rangkaian panjang yang kita rayakan secara sederhana, namun penuh makna. Mudah-mudahan usia 27 tahun ini, Siak semakin harmoni dan Melayu semakin lestari,” ujar Afni.

 Bupati Siak Afni Zulkifli, menyuarakan pentingnya menjaga kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus memperjuangkan keadilan bagi daerah penghasil sumber daya alam.

Afni menegaskan kesetiaan kepada negara bukan berarti daerah harus diam ketika hak-hak masyarakat dan persoalan keadilan fiskal perlu diperjuangkan.

“Merah Putih adalah warna Siak selamanya. Namun, kesetiaan bukan berarti kebisuan ketika ketidak adilan pada kekayaan negeri ini patut kiranya diperjuangkan,” ungkap Afni.

Menurutnya, sumbangsih Siak tersebut perlu diiringi kejelasan dan keadilan dalam pembagian hasil yang kembali kepada daerah.Afni menggambarkan pipa-pipa tua pengalir minyak yang masih membentang sebagai saksi panjangnya hubungan antara kekayaan alam dan kesetiaan masyarakat Siak kepada Indonesia.

“Selama puluhan tahun, pompa-pompa minyak itu tak pernah berhenti mengangguk, dan rakyat Siak tak pernah sekalipun menggeleng,” ujarnya.

Afni menegaskan, Siak akan terus menjadi bagian dari Indonesia dan memberikan kontribusi bagi negara. Namun, persoalan pembagian hasil sumber daya alam, termasuk rumus dan cara penghitungannya, harus menjadi perhatian agar kesejahteraan masyarakat tidak berhenti pada angka-angka.

Ini menyikapi pemangkasan DBH Migas 2027 oleh pusat yang turun hingga 72%, sementara utang pusat ke Kabupaten Siak masih tertahan Rp460 miliar.

“Kita tidak perlu menjadi kasar untuk menjadi kuat. Kita tidak perlu menjadi beringas untuk menunjukkan bernas. Perjuangan memperjuangkan hak daerah harus dilakukan dengan prinsip yang teguh, pikiran yang tajam, serta perkataan yang santun. Ini adalah hak Siak, bukan mengemis apalagi meminta belas kasihan," tegasnya.

Sikap tersebut, kata Afni, bukan untuk menunjukkan keberanian semata, melainkan demi menjaga hak-hak masyarakat Siak. Diingatkan, bahwa ukuran keberhasilan sebuah daerah bukan hanya besarnya kekayaan yang dihasilkan, tetapi sejauh mana kekayaan dan pembangunan itu memberikan manfaat kepada rakyat.

“Rakyat adalah alasan mengapa kekuasaan harus dijalankan dengan amanah. Alasan mengapa pembangunan tidak boleh kehilangan arah,” kata Afni.

Dalam pidato yang ditulisnya sendiri, Afni turut menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Siak harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kampung-kampung dan wilayah pelosok.

Kata Afni, masyarakat dari Teluk Lanus di Kecamatan Sungai Apit hingga Tasik Betung di Kecamatan Sungai Mandau, serta berbagai kampung lainnya, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan merasakan hasil pembangunan.

Memasuki usia ke-27 tahun, Afni mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan tidak menyerah menghadapi keterbatasan.(adv)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-paripurna-istimewa-hut-ke27-siak-bupati-afni-siak-kantongi-dukungan-apbn-rp37084-miliar-di-2026.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)