Olahraga Panjat Tebing di O2SN SMP/MTs Pekanbaru, Jadi Perhatian Dinas Pendidikan

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Cabang olahraga panjat tebing mencuri perhatian dalam pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Pekanbaru. 

Meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana di sebagian besar sekolah, antusiasme para peserta menunjukkan besarnya potensi olahraga ini untuk berkembang dan melahirkan atlet berprestasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. Alek Kurniawan, M.Si, mengatakan panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, keterbatasan fasilitas masih menjadi tantangan utama dalam pembinaan atlet panjat tebing di tingkat sekolah. Saat ini, fasilitas wall climbing yang memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi hanya tersedia di SMP-SMK Taruna Satria, yang menjadi lokasi pelaksanaan perlombaan.

"Kami mengakui bahwa sarana dan prasarana panjat tebing di sekolah-sekolah masih sangat terbatas. Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada SMP-SMK Taruna Satria yang telah menyediakan fasilitas wall climbing sehingga perlombaan dapat terlaksana dengan baik," ujar Alek, Selasa (16/06/26).

Dalam perlombaan tersebut, Ia menyaksikan langsung persaingan sembilan atlet tingkat SMP yang terdiri dari tujuh atlet putra dan dua atlet putri. Meski jumlah peserta masih terbatas, penampilan para atlet dinilai menunjukkan bakat dan kemampuan yang menjanjikan.

Alek menegaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan berkomitmen untuk mendorong pembinaan atlet panjat tebing sejak usia sekolah. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi para atlet muda untuk berprestasi di tingkat Provinsi Riau hingga kancah nasional.

"Kami melihat potensi yang sangat besar dari para atlet muda ini. Ke depan, diperlukan kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), serta berbagai pihak pendukung lainnya agar pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan," katanya.

Alek menambahkan, pengembangan olahraga panjat tebing tidak hanya difokuskan pada jenjang sekolah menengah, tetapi juga mulai dari tingkat sekolah dasar. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkesinambungan.

"Target kami adalah melahirkan atlet-atlet panjat tebing dari level paling bawah, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan semua pihak, mereka diharapkan mampu mengharumkan nama Kota Pekanbaru di berbagai ajang olahraga," tutupnya.

Keberhasilan penyelenggaraan lomba panjat tebing pada O2SN tahun 2026 menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga tersebut di Pekanbaru, terlihat semangat para atlet muda membangun prestasi yang lebih kompetitif di masa mendatang. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-olahraga-panjat-tebing-di-o2sn-smpmts-pekanbaru-jadi-perhatian-dinas-pendidikan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)