Hingga Maret, Lahan Terbakar di Riau Berjumlah 1.337,16 Hektare, Ini Kendalanya
- Sabtu, 02 Maret 2019
- 74 likes
Terdapat 23 Hotspot di Riau, 7 di Antaranya Muncul di Kepulauan Meranti
- Sabtu, 02 Maret 2019
- 74 likes
RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Musyawarah Daerah (Musda) II Ikatan Keluarga Suku Tanjung Piaman Laweh (IKTS-PL) telah berlangsung pada Minggu, 01 November 2026 yang bertempat di Gigiah Cafe.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan kepengurusan baru sekaligus mempererat tali silaturahmi antar warga perantauan Pariaman Suku Tanjung di Kota Pekanbaru.
Ketua IKTS-PL, Nuar Tanjung, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Musda II berjalan sukses.
"Musda merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), khususnya dalam proses pergantian kepengurusan setelah masa jabatan lima tahun," ujar Nuar Tanjung, didampingi Sekretaris, Davit Tanjung.
"Maka dengan berakhirnya masa kepengurusan IKTS-PL periode 2021–2026, Musda II menjadi forum musyawarah untuk menentukan kepengurusan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju dan berkembang," imbuhnya.
Nuar Tanjung juga menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi memiliki makna lebih luas sebagai wadah memperkuat persaudaraan dan menjaga kebersamaan.
"Melalui Musda ini, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kekeluargaan terus terjaga demi kemajuan IKTS-PL serta mempererat hubungan sesama warga perantauan Pariaman," tutupnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch menyampaikan kegiatan Musda ini merupakan upaya dalam menyatukan visi dan misi organisasi, sekaligus menentukan arah kepemimpinan serta program kerja organisasi kedepan.
"Ini momen penting tidak hanya membahas organisasi tetapi sekaligus memperkuat tali silaturahmi, memperkokoh persaudaraan, menjaga nilai-nilai adat Minangkabau, serta membawa kontribusi nyata bagi warga Suku Tanjung Piaman Laweh di perantauan," jelas Wawako Pekanbaru.
Markarius menjelaskan bahwa IKST-PL ini merupakan rumah besar bagi seluruh Keluarga Suku Tanjung Piaman Laweh di perantauan, tempat saling menguatkan, saling menghargai, dan menjaga hubungan kekeluargaan.
"Jangan sampai karena jarak berjauhan hubungan persaudaraan semakin renggang. Jadi dimana pun kita berada adat dan persaudaraan harus tetap menjadi pegangan bagi kita semua," pesan Wawako Pekanbaru.
Terakhir, Markarius berharap kepada organisasi IKST-PL bisa berkontribusi untuk bersama-sama membangun kota Pekanbaru serta selalu menjaga keharmonisan dalam keberagaman suku dan agama dari Sabang hingga Merauke yang ada di kota Bertuah ini.
"Kami berharap siapa pun yang terpilih menjadi Ketua bisa terus melanjutkan program organisasi agar terus aktif dalam kegiatan keagamaan maupun sosial, sehingga IKST-PL terus berkiprah. Dan kepada seluruh anggota agar bisa memberikan dukungan penuh saling membantu dan saling memperhatikan satu sama lainnya," tutup Wawako Pekanbaru. *(mrz)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-musda-ii-iktspl-wawako--perkuat-silaturahmi-warga-suku-tanjung-pariaman-di-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply