Mundur dari Jabatan PPK, Ini Kata Sejumlah Pejabat PUPR Pelalawan

Logo
Kantor PUPR Kabupaten Pelalawan.

(RIAUHITS.COM) PELALAWAN - Pengunduran diri dari jabatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dilakukan oleh sejumlah pejabat di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan. Diketahui, sedikitnya ada tiga PPK yang juga merangkap sebagai Kabid di lingkup PUPR Pelalawan yang menanggalkan jabatan ini, di antaranya Tomas selaku PPK Penataan Bangunan dan Pengembangan Permukiman (PBPP).

Kemudian, Tengku Rudi PPK di bidang Bina Marga dan Wardi PPK di bidang Jasa Kontruksi (Jaskon). Tomas dan Tengku Rudi memberikan penjelasan resmi terkait pengunduran diri mereka dari jabatan PPK. Tomas mengatakan, dirinya memilih mundur sebab tidak sejalan dengan pimpinan. Demikian halnya beban kerja yang berat menjadi alasan kuat ia mengundurkan diri.

Diakuinya, dirinya memegang 4 paket, di antaranya rehab kantor DPRD, dua paket di Polres Pelalawan, dan satu paket lagi di Kejari Pelalawan. Di sisi lain, Tengku Rudi pun menangani empat paket dibidang Bina Marga. Satu paket membuat dirinya keberatan menjabat PPK. Paket ini adalah pembangunan jembatan Tambak di kecamatan Langgam dengan pagu Rp27 miliar.

Ia menyebut, hal yang memberatkan pembangunan jembatan Tambak ini adalah masalah waktu pekerjaan yang mepet serta masalah DED.

"Untuk diketahui, DED jembatan Tambak ini tahun 2011, dan sudah 9 tahun. Jadi, tak sejalan lagi DED-nya," ucapnya, Selasa (23/6/2020).

Di sisi lain, menurut Wardi selaku PPK di Jaskon, dirinya memang mengundurkan diri dari PPK.

"Dari PPK, ya bukan di Kabidnya. Sesungguhnya, dengan Pak Plt Kadis PUPR tak ada masalah," tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-mundur-dari-jabatan-ppk-ini-kata-sejumlah-pejabat-pupr-pelalawan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)