MTQ Ke-X Kecamatan Kulim Digelar di 5 Kelurahan, Dorong Lahirnya Qari dan Hafiz Berprestasi

Logo
Fajri Adha, Camat Kulim

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-X tingkat kelurahan se-Kecamatan Kulim Tahun 1448 H/2026 M resmi dilaksanakan secara keseluruhan sepanjang dari tanggal 6–20 September 2026.

Kegiatan keagamaan tersebut digelar secara bergiliran di lima kelurahan di Kecamatan Kulim, yakni Kelurahan Mentangor, Kelurahan Kulim, Kelurahan Pematang Kapau, dan Kelurahan Sialang Rampai, serta Kelurahan Pebatuan.

Camat Kulim, Fajri Adha, S.STP., M.Si., mengatakan pelaksanaan MTQ tidak semata-mata menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menggali potensi generasi muda dalam bidang Al-Qur'an sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

"Harapan kami, MTQ ini bukan hanya seremonial saja, tetapi menjadi sarana untuk menggali potensi anak-anak agar mampu meraih prestasi di tingkat kota, provinsi hingga nasional," ujar Fajri, pada Minggu (20/09/26) di Pembukaan MTQ Kelurahan Pebatuan.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian MTQ tahun ini juga terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar. Kelurahan Pebatuan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, dengan sekitar 100 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.

"Disini kita ketahui terdapat sejumlah cabang yang diperlombakan antara lain tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, serta tahfiz 1 juz kategori anak-anak," sebut Camat Kulim.

"Selain menjadi ajang untuk mengukur kemampuan peserta dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an, MTQ juga diharapkan mampu memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat," imbuhnya.

Menurut Fajri, pelaksanaan MTQ yang digelar di masjid-masjid yang berada dekat dengan lingkungan warga memiliki makna tersendiri. Masyarakat dapat menyaksikan secara langsung bahwa tradisi membaca, menghafal dan mempelajari Al-Qur'an terus hidup dan berkembang.

"Kita melaksanakan MTQ di masjid-masjid yang dekat dengan lingkungan masyarakat agar masyarakat mengetahui bahwa MTQ masih terus ada sampai kapan pun," katanya.

Rangkaian MTQ tingkat kelurahan ini selanjutnya akan menjadi bagian dari persiapan menuju MTQ tingkat Kecamatan Kulim yang diperkirakan berlangsung pada akhir Oktober 2026. Salah satu yang turut menjadi perhatian adalah perebutan piala bergilir yang akan diperebutkan antar kelurahan.

Fajri berharap para peserta tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, setiap peserta perlu menjadikan MTQ sebagai pengalaman untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.

"Kami berpesan kepada seluruh peserta agar bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kalah dan menang itu merupakan hal yang biasa. Terus berusaha dan berikhtiar untuk menjadi pemenang," tutup Camat Kulim.

Dengan semangat tersebut, MTQ Ke-X Kecamatan Kulim diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan generasi Qurani serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dan kehidupan keagamaan di lingkungan Kecamatan Kulim. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-mtq-kex-kecamatan-kulim-digelar-di-5-kelurahan-dorong-lahirnya-qari-dan-hafiz-berprestasi.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)