Dedi Putra Pimpin PBVSI Meranti setelah Terpilih Aklamasi, Janji Tidak Bawa Politik
- Senin, 21 Oktober 2019
- 987 likes
(RIAUHITS.COM) MERANTI - Kabupaten Kepulauan Meranti menempati urutan ke-6 se-Provinsi Riau terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu karena hhingga Oktober 2019, ada 101 kasus di Meranti. Menurut Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Diskes Kepulauan Meranti Muhammad Fahri SKM apabila dibandingkan dengan tahun 2018, kasus DBD di Kepulauan Meranti tahun 2019 meningkat.
Ia menyebut, hingga Oktober, sudah ada 101 kasus DBD yang tersebar di banyak kecamatan. Adapun tahun lalu, hanya 24 kasus.
"Iya, terjadi peningkatan," ucapnya, Senin (21/10/2019).
Adapun dari 9 kecamatan, kasus DBD terbanyak ditemukan di Kecamatan Tebingtinggi, yaitu 89 kasus (data per Oktober 2019). UPT Puskesmas Alahair mencatat ada 46 kasus dan UPT Selatpanjang mencatat 43 kasus. Selebihnya, kasus DBD yang ditemukan tersebar di berapa kecamatan, di antaranya UPT Puskesmas Kedaburapat dan UPT Puskesmas Telukbelitung masing-masing 4 kasus, UPT Puskesmas Pulaumerbau 2 kasus, serta UPT Puskesmas Sungaitohor dan UPT Puskesmas Alai masing-masing 1 kasus.
"Meski meningkat, tapi belum berstatus KLB," paparnya.
Lebih jauh disampaikannya, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, banyak terdapat genangan air di selokan. Lingkungan yang tak bersih ini menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk.
"Kami berharap semua elemen turun tangan untuk mencegah DBD. Tak cukup oleh petugas kesehatan, camat, kades dan lurah saja. Kalau dari dinas, melalui UPT puskesmas kami sudah salurkan abate," jelasnya.
Adapun Diskes Meranti sejauh ini juga telah melakukan foging di 40 titik, dengan rincian Kecamatan Tebingtinggi 38 titik, Sungaitohor 1 titik, dan Alai 1 titik. Atas peningkatan kasus DBD ini, Kepulauan Meranti kini menempati urutan ke-6 se Provinsi Riau. Kasus terbanyak ditemukan di Bengkalis, diikuti Inhu, Pekanbaru, Rohul, Dumai, dan Kepulauan Meranti.
"Itu data per Agustus 2019," tutupnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-meranti-urutan-ke6-seriau-terkait-kasus-bdb-ada-101-kasus-hingga-oktober-2019.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply