Menjadi Dinasti Sejarah dan Budaya, Ini Jejak Terakhir Boru Namora Suri Andung Jati Mulai di Kenal

Logo

RIAUHITS.COM, ROHUL – Menapaki kawasan Jejak Terakhir Boru Namora Suri Andung Jati menghadirkan suasana yang berbeda bagi setiap pengunjung. Hening yang menyelimuti lokasi bersejarah itu seakan membawa siapa saja kembali ke masa silam, ketika perkampungan pertama Huta Haiti atau Kampung Kaiti mulai dibuka di wilayah yang kini berada di Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu.

Di tengah bangunan tua yang masih berdiri kokoh pada lokasi aslinya, tersimpan kisah panjang tentang perjuangan, adat istiadat, hingga perjalanan leluhur masyarakat Huta Haiti.

Namun, ada satu sosok yang membuat perjalanan sejarah di tempat itu terasa lebih hidup, yakni Syamsul Bahri Nasution bergelar Mangaraja Huta Tinggi, tokoh adat yang dipercaya sebagai juru kunci Jejak Terakhir Boru Namora Suri Andung Jati.

Bagi masyarakat sekitar, juru kunci bukan sekadar penjaga situs bersejarah. Sosok tersebut dipercaya menjadi penghubung antara masa lalu dan masa kini, penjaga pesan leluhur sekaligus penutur sejarah yang diwariskan secara turun-temurun.

Dengan sikap ramah dan tutur kata yang tenang, Syamsul Bahri menyambut setiap tamu yang datang untuk mengenal sejarah, menanam nazar, hingga mencari ketenangan batin.

"Kita ingin setiap orang yang datang ke sini bukan hanya melihat bangunan tua dan jejak kaki bersejarah. Banyak yang ingin mengetahui sejarah leluhur mereka, mencari ketenangan hati, bahkan menanam niat dan harapan," ujar Syamsul Bahri saat berbincang dengan awak media, Minggu (24/5/2026).

Menurut adat dan pesan turun-temurun yang diyakini masyarakat, siapa pun yang ingin menanam nazar atau meminta petunjuk spiritual harus terlebih dahulu bertemu dengan juru kunci. Hal itu menjadi bagian dari penghormatan terhadap pesan Boru Namora yang hingga kini masih dijaga oleh keturunannya.

"Wahai anak cucuku, jika kalian mendapat kesusahan, panggillah aku, karena aku akan tetap melihat anak cucuku," demikian pesan leluhur yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Tidak sedikit pengunjung datang dari luar daerah hanya untuk mendengar langsung kisah-kisah lama dari Syamsul Bahri. Dalam setiap perbincangan, ia kerap menceritakan sejarah awal berdirinya Huta Haiti, perjalanan Boru Namora Suri Andung Jati, hingga berbagai legenda yang selama ini jarang diketahui masyarakat luas.

Suasana di lokasi pun terasa semakin sakral ketika Syamsul Bahri mulai mengisahkan ritual adat, petuah leluhur, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan sejak dahulu kala. Banyak pengunjung mengaku merasakan pengalaman emosional dan spiritual yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

"Saya ingin setiap pengunjung bukan hanya datang untuk melihat atau menanam niat, tetapi benar-benar merasakan sejarah itu sendiri, seperti berada di zaman Boru Namora," ucapnya.

Di tengah perkembangan zaman modern, keberadaan sosok juru kunci seperti Syamsul Bahri kini justru semakin menarik perhatian masyarakat. Ia dianggap memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya dan sejarah daerah agar tidak hilang ditelan waktu.

Bagi sebagian orang, juru kunci mungkin hanya dikenal sebagai penjaga tempat bersejarah. Namun di Jejak Terakhir Boru Namora Suri Andung Jati, sosok tersebut memiliki makna lebih dalam: penjaga adat, perawat sejarah, sekaligus penghubung batin antara leluhur dan anak cucunya.

Syamsul Bahri juga mengungkapkan, selama ini banyak masyarakat lokal maupun luar daerah yang datang menanam niat di lokasi tersebut. Ia menyebut, berbagai harapan dan doa yang dipanjatkan pengunjung kerap mendapat jalan terbaik.
"Alhamdulillah, banyak yang datang kembali membawa kabar baik. Semua itu tentu atas izin dan kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.

Kini, Jejak Terakhir Boru Namora Suri Andung Jati perlahan mulai dikenal luas.Tidak hanya sebagai destinasi sejarah dan budaya, tetapi juga sebagai tempat yang menghadirkan pengalaman spiritual melalui sosok juru kunci yang menjaga kisah leluhur tetap hidup hingga hari ini.(yes)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-menjadi-dinasti-sejarah-dan-budaya-ini-jejak-terakhir-boru-namora-suri-andung-jati-mulai-di-kenal.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)