Kontes Ikan Hias Cupang 2026, Wali Kota : Dari Hobi Menjadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Ikan hias bukan lagi sekadar penghias akuarium. Di tangan masyarakat yang kreatif dan pelaku usaha yang tekun, komoditas perikanan non konsumsi ini memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan. Potensi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Kontes Ikan Hias Cupang 2026 di Kota Pekanbaru.

Dalam sambutan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menilai pengembangan usaha perikanan, khususnya pada sektor ikan hias, memiliki ruang yang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ikan hias merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi, peluang usaha, dan potensi pengembangan berbasis kreativitas masyarakat," sebut Wali Kota Pekanbaru, Selasa (25/07/26).

Agung Nugroho mengatakan salah satu komoditas yang dinilai memiliki prospek kuat adalah ikan cupang (Betta splendens). Ikan air tawar ini dikenal memiliki keragaman bentuk, warna, pola, dan karakter yang menarik. 

"Keunggulan ini membuat ikan cupang tidak hanya diminati sebagai ikan peliharaan, tetapi juga memiliki nilai kompetitif dalam industri budidaya dan perdagangan ikan hias," sebutnya.

"Potensi ini dapat dikembangkan melalui berbagai mata rantai usaha, mulai dari pembenihan dan budidaya, pemasaran, pameran, hingga penyelenggaraan kontes. Maka dengan itu, ekosistem ikan hias dapat membuka peluang bagi pembudidaya, penghobi, pelaku UMKM, komunitas, hingga sektor ekonomi kreatif lainnya," imbuhnya.

Dalam kontes ikan hias cupang di Pekanbaru diarahkan tidak semata-mata sebagai ajang untuk menentukan ikan terbaik, kegiatan ini menjadi ruang promosi komoditas ikan hias sekaligus bentuk apresiasi terhadap pembudidaya dan penghobi.

Wali Kota Pekanbaru berharap ajang ini mampu memperluas pengetahuan masyarakat mengenai ikan cupang, mempertemukan pelaku usaha dan komunitas, serta membangun jejaring yang dapat memperkuat perkembangan industri ikan hias di daerah.

"Khususnya bagi pelaku UMKM geliat kontes dan pameran ikan hias dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan produk, memperluas pasar, dan membangun jaringan konsumen. Sementara bagi penghobi dan komunitas, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam budidaya ikan cupang," jelas Agung Nugroho.

Ia menambahkan event ini jika dikelola secara berkelanjutan, aktivitas tersebut berpotensi membentuk sebuah ekosistem ekonomi kreatif berbasis ikan hias yang tidak hanya mengandalkan transaksi jual beli, tetapi juga menghidupkan kegiatan komunitas, pameran, edukasi, dan kompetisi.

"Melalui pendekatan seperti ini, ikan cupang tidak hanya dipandang sebagai ikan hias bernilai estetika, tetapi juga sebagai bagian dari potensi ekonomi kreatif masyarakat di kota Pekanbaru," tutup Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.

Dengan demikian Kontes Cupang 2026 dapat menjadi lebih dari sekadar panggung kompetisi, namun menjadi titik temu antara hobi, kreativitas, kewirausahaan, komunitas, dan kepedulian lingkungan. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-kontes-ikan-hias-cupang-2026-wali-kota--dari-hobi-menjadi-penggerak-ekonomi-kreatif.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)