Jemaah Haji Asal Pekanbaru Wafat di Makkah, Wawako Ucapkan Bela Sungkawa

Logo

RIAUHITS.COM, MAKKAH - Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji Indonesia Kloter BTH 10 Rombongan 6 asal Kota Pekanbaru. Seorang jemaah bernama Baharuddin Sidi Baditek dikabarkan wafat di Hotel Safa Al Marjan, Makkah, pada Sabtu pagi waktu setempat.

Almarhum meninggal dunia sekitar pukul 06.40 waktu Arab Saudi. Berdasarkan informasi awal, Baharuddin memiliki riwayat penyakit hipertensi dan selama berada di Makkah masih dalam pengawasan tim kesehatan. Namun hingga kini, penyebab pasti kematian masih menunggu keterangan resmi dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Menurut kronologis yang dihimpun dari rekan satu kamar dan petugas pendamping haji, kondisi kesehatan Baharuddin sebelumnya terpantau stabil. Bahkan pada siang hingga malam hari sebelum wafat, almarhum masih sempat berkomunikasi dengan petugas maupun sesama jemaah.

Rekan sekamarnya menyebutkan, sekitar pukul 01.00 dini hari, Baharuddin masih terlihat bangun dan menuju kamar mandi. Menjelang waktu Subuh, ketika teman sekamarnya hendak berangkat ke mushala, Baharuddin tampak masih tertidur lelap dengan suara dengkuran. Rekannya mengira almarhum hanya kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci sehingga tidak membangunkannya.

Namun seusai salat Subuh, kondisi Baharuddin masih belum berubah. Sejumlah rekan kemudian mencoba menyapa dan membangunkannya, tetapi tidak mendapat respons. 

Petugas kesehatan yang datang ke lokasi mendapati Baharuddin mengalami penurunan kesadaran hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 06.40 waktu setempat.

Kepergian Baharuddin meninggalkan duka mendalam bagi sesama jemaah maupun keluarga di Tanah Air. Para jemaah yang mengenalnya menyebut almarhum sebagai pribadi yang ramah dan tetap bersemangat menjalankan ibadah meski kondisi kesehatannya memerlukan perhatian khusus.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ujar salah seorang rekan jemaah.

Pihak petugas haji saat ini masih melakukan pendampingan terhadap rombongan serta berkoordinasi dengan keluarga almarhum di Indonesia terkait proses selanjutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar bergerak cepat menyikapi kabar duka wafatnya calon jemaah haji asal Pekanbaru, Baharuddin Sidi Baditek, di Tanah Suci. 

Usai menerima informasi tersebut, Markarius langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan Kota Pekanbaru guna memastikan penanganan almarhum berjalan dengan baik melalui komunikasi intensif bersama Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Pemerintah Kota Pekanbaru juga memberikan perhatian khusus terhadap proses penyelenggaraan jenazah almarhum agar dapat dilaksanakan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku di Arab Saudi.

"Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Baharuddin Sidi Baditek. Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT," ujar Markarius.

Ia juga menyampaikan pesan penguatan kepada istri almarhum yang turut menunaikan ibadah haji bersama sang suami. Markarius meminta agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

"Kepada istri almarhum yang saat ini masih berada di Tanah Suci, kami berharap agar tetap tabah, banyak berdoa, dan menjaga kesehatan. Begitu juga kepada keluarga di Pekanbaru, semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan," tambah Markarius.

Tak hanya itu, Markarius turut menginstruksikan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kota Pekanbaru untuk memberikan pendampingan penuh kepada istri almarhum selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Langkah tersebut diambil mengingat kondisi kesehatan istri almarhum yang dikabarkan juga tengah menurun.

"Saya meminta Tim Pemandu Haji Daerah Kota Pekanbaru untuk terus mendampingi istri almarhum selama di Tanah Suci, terlebih kondisi kesehatannya saat ini juga kurang baik. Pendampingan ini penting agar seluruh proses ibadah dapat tetap berjalan dengan baik dan aman," tegasnya.

Peristiwa duka ini menjadi pengingat bahwa perjalanan ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang kuat. Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada seluruh jemaah haji asal daerah tersebut selama berada di Tanah Suci. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-jemaah-haji-asal-pekanbaru-wafat-di-makkah-wawako-ucapkan-bela-sungkawa.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)