Madrasah Aliyah dan Ponpes Tidak Disubsidi Pemprov Riau, Syamsuar: Bansos Pasti Ada
- Jumat, 06 Desember 2019
- 885 likes
Usulkan Riau Jadi EHA 2020, Pemprov Sampaikan Laporan kepada Gubri
- Jumat, 06 Desember 2019
- 885 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - PT Hutama Karya (HK) menyatakan bahwa pembebasan lahan di ruas jalan pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sudah mencapai 89 persen lebih. Saat ini, hanya menyisakan sekitar 1 persen, termasuk menyelesaikan pembebasan lahan milik salah seorang warga Siak yang mengaku lahannya hanya dibayar Rp18 ribu per meter, yang videonya viral di media sosial.
Menurut Sekretaris Perusahaan PT HK, M Fauzan pembebasan lahan milik salah seorang warga Siak itu diselesaikan di pengadilan dan sudah diputuskan bahwasanya warga Siak tersebut harus melepaskan lahannya yang terkena pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. Ia menyebut, yang disampaikan oleh warga Siak melalui medsos itu tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Pasalnya, pemerintah sudah membayarkan lahannya sesuai dengan peraturan atau sesuai dengan apraisal harga tanah di daerah Kandis itu.
"Perlu kami sampaikan bahwa pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer ini yang tercepat dibangun. Yang berat memang pembebasan lahan dan pemerintah memakai undang-undang pembebasan lahan. Prosedurnya langsung sesuai undang-undang," ucapnya, Jumat (6/12/2019).
"Langkah terbaik dari pemerintah diambil dari harga pasar apraisalnya, hampir seluruh masyarakat antusias dengan ganti untung ini, tapi ada juga sebagian yang belum bisa menerima. Banyak faktor walaupun sebagian besar antusias. Terkait lahan warga Siak itu sudah diselesaikan di pengadilan dan uangnya sudah dititipkan di pengadilan sehingga lahan itu sekarang sudah dibebaskan," jelasnya.
Ditambahkannya, warga Siak yang mengaku lahannya dihargai Rp18 ribu permeter itu hanya lahan dan ia memiliki kaplingan tanah sebanyak 9 ruas lahan dengan luas 6 haktare. Per hektarenya dibayar sebesar Rp180 juta dan itu hanya tanah, belum lagi tanaman dan bangunan yang ada di lokasi lahannya.
"Dia itu lahannya ada 9 lahan dan 7 lahannya sudah dibayarkan dan sisanya 2 lahan lagi sudah dieksekusi dan dibayarkan melalui pengadilan. Perihal harga sudah dikonginasi dan itu hanya tanah belum lagi tumbuhan atau tanamannya dan itu harga dibayar per hektarenya sebesar Rp180 juta, bahkan ini harga yang cukup tinggi di daerah Kandis," paparnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-hk-sebut-ganti-rugi-lahan-tol-pekanbarudumai-sudah-selesai-di-pengadilan-termasuk-yang-rp18-ribu.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply