Hari Ozon Sedunia, Enam PTBg PTPN IV Regional III Tekan Emisi 88.608 Ton CO2e per Tahun

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Enam instalasi Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) PTPN IV Regional III tercatat berhasil menekan emisi hingga 88.608 ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e) per tahun. Pengurangan emisi tersebut diperoleh melalui pengolahan dan pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) menjadi sumber energi baru terbarukan.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan pemanfaatan biogas merupakan salah satu langkah perusahaan untuk mengelola limbah sekaligus menekan emisi dari aktivitas operasional.

“Memperingati hari ozon sedunia yang diperingati setiap 16 September menjadi kesempatan kami untuk dapat menjelaskan bahwa inisiatif yang telah kita tempuh menjadi bukti yang relevan akan inisiatif dan komitmen PTPN IV PalmCo dalam menjaga dan melindungi bumi,” kata Bambang dalam keterangan tertulisnya hari ini.

Ia menjelaskan, enam PTBg yang beroperasi di lingkungan Regional III terdiri dari empat instalasi biogas co-firing, yakni PTBg Sei Pagar, PTBg Lubuk Dalam, PTBg Sei Tapung dan PTBg Sei Rokan, serta dua instalasi biogas yang mengubah limbah menjadi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg), yakni Terantam dan Tandun.

PTBg Sei Pagar yang berlokasi di Kabupaten Kampar merupakan salah satu fasilitas awal pemanfaatan POME dengan memanfaatkan teknologi CSTR dan mengubah POME menjadi sumber energi sebagai bahan bakar boiler sehingga membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar biomassa konvensional.

Selanjutnya, PTBg Lubuk Dalam di Kabupaten Siak menjadi salah satu fasilitas yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan ekonomi karbon. PTBg Lubuk Dalam saat ini tercatat sebagai instalasi pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat pengurangan emisi gas rumah kaca dan masuk dalam skema perdagangan karbon. 

"Di Lubuk Dalam kita melihat bagaimana pengurangan emisi dapat berkembang menjadi nilai tambah. Ada pengelolaan limbah, ada energi yang kita hasilkan, ada efisiensi dan ada peluang dari perdagangan karbon," ujar Bambang.

Instalasi berikutnya adalah PTBg Sei Tapung di Kabupaten Rokan Hulu. Fasilitas ini menggunakan teknologi covered lagoon atau CIGAR dengan kapasitas instalasi sekitar 20.000 meter kubik dan kemampuan menghasilkan sekitar 700 Nm3 biogas per jam.

PTBg Sei Tapung mulai beroperasi pada awal 2023 dan berdasarkan kajian sebelumnya berpotensi menekan emisi hingga 37.256 ton CO2e per tahun. Fasilitas tersebut juga mengubah penggunaan bahan bakar boiler dari cangkang menjadi biogas sehingga cangkang sebagai produk samping pengolahan sawit dapat dimanfaatkan sebagai biomassa energi.

Sementara itu, PTBg Sei Rokan di Kabupaten Rokan Hulu menjadi instalasi terbaru yang melengkapi enam PTBg Regional III. Fasilitas yang berada berdampingan dengan PKS Sei Rokan tersebut resmi beroperasi pada awal November 2025 dan menggunakan POME sebagai bahan baku untuk menghasilkan biogas yang dimanfaatkan melalui skema co-firing.

Selain empat fasilitas co-firing, Regional III juga mengoperasikan dua PLTBg, yakni Terantam dan Tandun. PLTBg Terantam dan PLTBg Tandun di Kabupaten Kampar memanfaatkan biogas hasil pengolahan POME sebagai bahan bakar mesin pembangkit untuk menghasilkan listrik. Pengembangan fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan energi terbarukan yang terintegrasi dengan kegiatan operasional pabrik.

Menurut Bambang, POME memiliki kandungan bahan organik yang dapat menghasilkan gas metana apabila tidak dikelola dengan baik. Melalui sistem pengolahan anaerob dan penangkapan metana, gas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Karena itu, keberadaan PTBg memberikan manfaat berlapis, mulai dari pengelolaan limbah, pengurangan emisi gas rumah kaca, pemanfaatan energi terbarukan hingga peningkatan efisiensi operasional.

"Yang kami bangun adalah sebuah siklus. Limbah dari pabrik kita kelola, metananya kita tangkap, kemudian kita ubah menjadi energi. Energi itu kembali digunakan untuk mendukung operasional pabrik. Jadi ada prinsip ekonomi sirkular yang berjalan di dalamnya," ujarnya.

Ia mengatakan pengembangan energi terbarukan tersebut sejalan dengan arah PTPN IV PalmCo dalam mempercepat dekarbonisasi dan membangun industri kelapa sawit berkelanjutan.(izl)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-hari-ozon-sedunia-enam-ptbg-ptpn-iv-regional-iii-tekan-emisi-88608-ton-co2e-per-tahun.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)