Halal Bihalal Oghang Kampoeng Tanjung Rhu, Merawat Silaturahmi, Menguatkan Identitas

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti perhelatan Halal Bihalal Oghang Kampoeng Tanjung Rhu 1447 H/2026 M, pada Minggu (19/04/26).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat perantauan asal Tanjung Rhu untuk kembali menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat identitas kebersamaan di tengah kehidupan kota.

Ketua pelaksana Halal Bihalal Oghang Kampoeng Tanjung Rhu, Sylvia Yanti S.H., M.PI., mengatakan kegiatan ini bertujuan membangun ukhuwah antar warga di Tanjung Rhu serta mempererat silaturahmi, saling memberikan ma'af, dan meningkatkan rasa persatuan dan kebersamaan.

"Tentunya kegiatan ini menjadi momen untuk saling bertemu terutama setelah bulan Ramadhan, saling berma'af-ma'afan satu sama lain, sehingga hubungan antara warga khususnya di oghang Kampoeng Tanjung Rhu semakin akrab kedepannya," jelas Sylvia.

Menurutnya, rangkaian Halal Bihalal ini sangat identik dengan saling meminta dan memberi ma'af, sehingga hubungan kembali bersih dan harmonis.

"Kita berharap dengan silaturahmi ini dapat membawa kampung kita ini lebih aman dan terjaga, dengan saling menumbuhkan rasa kepedulian yang dapat menghilangkan kesalahpahaman. Tetap bangun kebersamaan dan solidaritas satu sama lain," tutup Sylvia yang juga dikenal dengan Puan Kampoeng Tanjung Rhu ini.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Bobby Rachmat, S.STP, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Ia menilai Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga ruang strategis untuk mempertemukan warga yang tersebar, sekaligus mempererat hubungan emosional antar masyarakat.

"Momentum ini sangat penting untuk menjaga ikatan kekeluargaan, terutama bagi masyarakat Kampoeng Tanjung Rhu yang berada di perantauan. Nilai-nilai silaturahmi seperti ini harus terus dijaga dan diwariskan," ujar Bobby.

Lebih lanjut, ia mendorong agar komunitas Oghang Kampoeng Tanjung Rhu memiliki sebuah ikon yang dapat menjadi simbol pemersatu sekaligus pengingat sejarah dan asal-usul mereka. Gagasan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi tokoh masyarakat dan generasi muda.

Ia mencontohkan keberadaan Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan sebagai representasi ruang budaya yang berhasil menjadi simbol sejarah sekaligus kebanggaan masyarakat setempat. 

"Mudah-mudahan Kampoeng Tanjung Rhu juga dapat memiliki ikon serupa yang mampu menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat," tambahnya.

Diketahui bahwasanya masyarakat Oghang Kampoeng Tanjung Rhu menurut Bobby, memiliki ikatan kekeluargaan yang kuat dan kental dengan nilai-nilai budaya Melayu. Mayoritas warganya berasal dari berbagai kabupaten di Provinsi Riau yang sejak lama bermukim dan berkembang di Kota Pekanbaru.

"Seiring waktu, komunitas ini tumbuh menjadi bagian penting dalam dinamika sosial kota, tanpa meninggalkan akar budaya dan tradisi yang mereka bawa dari kampung halaman. Ini sangat patut dibanggakan," ujar Bobby Rachmat.

"Kami dari Pemerintah Provinsi Riau berharap agar masyarakat Oghang Kampoeng Tanjung Rhu ini dapat terus menjaga kekompakan, persatuan, dan kesatuan. Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam mempertahankan eksistensi komunitas sekaligus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah," tutupnya. 

Halal Bihalal ini pun bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi refleksi kolektif akan pentingnya menjaga warisan budaya, memperkuat solidaritas, dan menatap masa depan dengan semangat kebersamaan. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-halal-bihalal-oghang-kampoeng-tanjung-rhu-merawat-silaturahmi-menguatkan-identitas.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)