Gerakan Pangan Murah Serentak, Wiwik : Upaya Menjaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

Logo
Wiwik Suryani, Kabid Ketahanan Pangan PTPH Riau

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini merupakan inisiasi dari Badan Pangan Nasional bersama TVRI yang dilaksanakan di 32 provinsi di seluruh Indonesia. Untuk di Provinsi Riau, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau bekerja sama dengan TVRI Riau sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Raya Idul fitri 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas PTPH Riau Wiwik Suryani S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan dua kali dalam periode menjelang Ramadhan hingga mendekati Idul fitri.

"Kegiatan ini sudah dua kali kita laksanakan, yaitu menjelang Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul fitri. Tujuannya untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas," ujar Wiwik.

Dalam kegiatan ini, pemerintah daerah menggandeng sejumlah distributor dan lembaga pangan untuk memastikan ketersediaan komoditas strategis. Perum Bulog turut menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng.

Selain itu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan PT Riau Pangan Bertuah juga berpartisipasi dengan menyediakan telur ayam, cabai, bawang, kentang, serta gula. Sementara untuk kebutuhan sayur-mayur dan produk pangan olahan, kegiatan ini melibatkan pelaku usaha mikro dan kelompok masyarakat seperti Kelompok Wanita Tani (KWT).

Menurut Wiwik, Gerakan Pangan Murah telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan bersama TVRI setiap menjelang Idul fitri. Antusiasme masyarakat, khususnya di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, terbilang tinggi karena kegiatan ini membantu memenuhi kebutuhan pokok saat permintaan pasar meningkat.

"Kebutuhan masyarakat menjelang Idul fitri biasanya meningkat. Dengan adanya gerakan pangan murah ini, kami berharap masyarakat bisa memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar," kata Wiwik.

Selain Dinas Pangan, kegiatan serupa juga dilakukan oleh instansi lain di daerah, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM guna memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok terjangkau.

"Berdasarkan pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas yang paling diminati masyarakat antara lain minyak goreng, gula, cabai, dan bawang. Produk-produk tersebut dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar," sebut Wiwik Suryani.

Berikut beberapa harga bahan pangan yang tersedia dalam Gerakan Pangan Murah yakni Beras SPHP (Bulog) 5 kg Rp59.000, Minyak goreng KITA 1 liter Rp15.000, Gula pasir 1 kg Rp17.000, Cabai merah 1 kg  Rp26.000, Bawang merah 1 kg Rp28.000, Bawang putih 1 kg Rp28.000, Telur ayam ras (per papan) Rp49.000, Tepung terigu 1 kg Rp12.000, Ayam beku 1 kg Rp37.000, Daging beku 1 kg Rp110.000, dan Olahan ayam Rp70.000,.

"Melalui program ini, pemerintah Provinsi Riau berharap dapat menekan gejolak harga pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya menjelang Hari Raya Idul fitri. Selain membantu daya beli masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah," tutup Wiwik Suryani. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-gerakan-pangan-murah-serentak-wiwik--upaya-menjaga-stabilitas-harga-jelang-idul-fitri.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)