Forum Internasional IMT-GT GCMC ke-9 Dibuka, Agung : Dorong Kolaborasi Wujudkan Kota Hijau

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Kota Pekanbaru menjadi pusat perhatian kawasan Asia Tenggara setelah dipercaya menjadi tuan rumah Seminar Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT-GT GCMC) ke-9.

Forum internasional yang digelar di salah satu Hotel berbintang di kota Pekanbaru ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah dan lintas negara dalam mewujudkan pembangunan kota hijau yang berkelanjutan.

Seminar yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut menghadirkan delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Para peserta membahas berbagai strategi menghadapi tantangan lingkungan, perubahan iklim, serta pengembangan kota berbasis pembangunan rendah karbon.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, S.E., M.M., menegaskan bahwa konsep green city yang menjadi fokus utama forum internasional tersebut sejalan dengan visi pembangunan Pekanbaru Lestari. Menurutnya, pembangunan kota tidak boleh hanya mengejar modernisasi infrastruktur, tetapi juga harus menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan.

"Green city sama dengan Pekanbaru Lestari. Kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tentang membangun gedung-gedung, tetapi juga menjaga alam. Karena menjaga alam berarti menjaga masa depan anak-anak kita," ujar Agung Nugroho, pada Rabu (05/08/26).

Ia menyoroti semakin berkurangnya kawasan sungai, hutan, hingga wilayah pesisir akibat pesatnya pembangunan. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peringatan agar pembangunan ekonomi tidak mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

"Hari demi hari kawasan sungai, hutan, bahkan wilayah pesisir terus beralih fungsi menjadi kawasan pembangunan. Karena itu, mari bersama-sama menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Saat kita memuliakan alam, maka alam yang kita tempati juga akan memuliakan kita," kata Agung Nugroho.

Wali Kota menilai Seminar IMT-GT GCMC ke-9 menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah, akademisi, dan para pemangku kepentingan untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

"Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai sesi diskusi bersama para ahli dan tokoh yang memiliki pengalaman dalam pelestarian lingkungan, pengelolaan perkotaan, serta kebijakan pembangunan berkelanjutan," sebut Agung Nugroho.

"Tentu nantinya hasil pembahasan diharapkan mampu melahirkan rekomendasi konkret guna memperkuat kerja sama regional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mempercepat terwujudnya kota-kota hijau yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand," imbuhnya.

Agung menambahkan kepercayaan menjadikan Pekanbaru sebagai tuan rumah forum internasional ini sekaligus mempertegas posisi ibu kota Provinsi Riau sebagai salah satu kota yang aktif mendorong agenda pembangunan berwawasan lingkungan di tingkat regional. 

"Forum ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mempererat sinergi antar negara untuk menciptakan masa depan perkotaan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan," tutup Wali Kota Pekanbaru. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-forum-internasional-imtgt-gcmc-ke9-dibuka-agung--dorong-kolaborasi-wujudkan-kota-hijau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)