Evaluasi Program 1 ASN 1 RW, Pemko Pekanbaru Terus Gesa Percepat Pendataan

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru akhirnya melakukan evaluasi atas rendahnya capaian pendataan dalam program “1 ASN 1 RW” yang setelah tiga bulan telah dilaksanakan. 

Evaluasi tahap pertama yang dipimpin Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Pekanbaru, Syamsuir S.H., M.I.P., ini mengungkapkan bahwa pengumpulan data di tingkat Rukun Warga (RW) masih jauh dari target yang diharapkan.

Program yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini telah berjalan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sail dan Kecamatan Binawidya. 

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diketahui telah menugaskan masing-masing satu ASN/PPPK di setiap RW sebagai bagian dari upaya pendataan langsung ke masyarakat.

Namun, berdasarkan data yang ditampilkan melalui dashboard pemantauan evaluasi pada Rabu (29/04/26) di Aula DPMPTSP Pekanbaru bahwa capaian pendataan masih tergolong minim. Hingga saat ini, baru sekitar 6.547 rumah yang terdata dari total sekitar 213.795 rumah di seluruh Kota Pekanbaru.

Syamsuir menegaskan bahwa validitas data di tingkat RW menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Tanpa data yang akurat dan mutakhir, program pembangunan berisiko tidak tepat sasaran dan tidak merata.

"Pendataan ini sangat krusial. Jika di tingkat lingkungan terkecil saja tidak tersedia data valid, maka perencanaan pembangunan ke depan tidak akan efektif dan efisien," ujar Syamsuir.

Ia menjelaskan bahwa data yang dihimpun tidak hanya mencakup jumlah rumah dan kepala keluarga, tetapi juga informasi penting lainnya seperti jumlah anak usia sekolah, pencari kerja, tingkat pengangguran, hingga kasus stunting. Dinamika perubahan jumlah penduduk, lanjutnya, juga menjadi faktor penting yang harus terus diperbarui.

Selain sebagai basis data pembangunan, program ini juga diharapkan menjadi sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kehadiran ASN/PPPK di setiap RW, pemerintah dapat menyampaikan program secara langsung sekaligus menyerap aspirasi dan kebutuhan warga.

"Ini bukan hanya soal data, tapi juga membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat di tingkat paling bawah," kata Syamsuir.

Untuk diketahui, Pemerintah kota Pekanbaru menargetkan percepatan pendataan dalam waktu dekat guna meminimalkan dampak dari keterbatasan data. 

Evaluasi tahap pertama ini juga menjadi dasar untuk melanjutkan program ke tahap kedua yang akan mencakup 13 kecamatan lainnya yang belum terlibat.

"Dalam pelaksanaan nanti ke depan, peran lurah dan camat akan diperkuat untuk mengawal dan memantau proses pendataan. Kami Pemerintah juga mengimbau kepada setiap OPD agar memberikan dukungan penuh kepada ASN yang bertugas, termasuk kemudahan administrasi seperti absensi dilakukan di kantor kelurahan setempat," jelasnya.

Instruksi ini, menurut Syamsuir, merupakan arahan langsung dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, yang telah dituangkan dalam Surat Perintah Tugas (SPT) bagi ASN/PPPK yang ditugaskan.

Lebih lanjut, pengawasan berkala juga akan dilakukan untuk memastikan progres pendataan berjalan sesuai rencana. Camat dan lurah diminta aktif memonitor serta segera mencari solusi jika ditemukan kendala di lapangan.

"Sebagai langkah konkret meningkatkan capaian, pejabat Lurah diharapkan dapat mengoordinasikan ketua RT/RW untuk mendampingi petugas saat melakukan pendataan dari rumah ke rumah. Upaya terlebih dahulu melakukan pendekatan komunikasi awal, seperti membuat janji melalui grup WhatsApp warga yang dinilai dapat membantu memperlancar proses pendataan," tutup Syamsuir.

Dengan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kota Pekanbaru optimistis program “1 ASN 1 RW” dapat berjalan maksimal dan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru Samto, Kabag Tata Pemerintahan Setdako Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra, perwakilan OPD, seluruh Camat se kota Pekanbaru, Lurah-lurah, dan seluruh petugas pendataan 1 ASN 1 RW di Kecamatan Sail dan Kecamatan Binawidya. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-evaluasi-program-1-asn-1-rw-pemko-pekanbaru-terus-gesa-percepat-pendataan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)