Eco-Owly Diluncurkan, MAN 2 Pekanbaru Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan dan Riset

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru meluncurkan Eco-Owly, sebuah ikon sekaligus gerakan lingkungan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan warga madrasah. 

Program ini menjadi bagian dari komitmen MAN 2 Pekanbaru dalam mendukung program Ekoteologi Kementerian Agama serta menyukseskan Pekanbaru Green City yang digagas Pemerintah Kota Pekanbaru.

Kepala MAN 2 Pekanbaru melalui Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat MAN 2 Pekanbaru, Efni Novita, M.PKIM, mengatakan Eco-Owly hadir sebagai simbol semangat seluruh warga madrasah untuk menjaga, peduli, dan melestarikan lingkungan hidup melalui pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

"Eco-Owly merupakan wadah penampungan sampah plastik yang kemudian dipilah untuk didaur ulang. Selain mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan, program ini juga menjadi sarana pembelajaran, penelitian, hingga pengembangan jiwa kewirausahaan siswa," ujar Efni.

Melalui program tersebut, sampah plastik yang terkumpul tidak hanya disalurkan ke tempat pengolahan dan pembuangan akhir secara lebih terstruktur, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan penelitian bagi para siswa. Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk menghasilkan produk yang bernilai guna sekaligus bernilai ekonomi.

Saat ini menurut Efni, siswa MAN 2 Pekanbaru tengah melakukan sejumlah riset dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai bahan dasar pengembangan sumber energi alternatif serta berbagai produk fungsional lainnya. 

"Inisiatif tersebut menjadi bukti bahwa limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Efni menambahkan, prestasi riset siswa MAN 2 Pekanbaru juga menunjukkan hasil yang membanggakan. Sebanyak 11 tim penelitian berhasil melaju hingga tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). 

"Beragam karya yang diusung meliputi penelitian energi dari limbah, penelitian bakteri, serta berbagai inovasi ilmiah lainnya yang berorientasi pada penyelesaian persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat," sebutnya.

Menurut Efni, implementasi ekoteologi di lingkungan madrasah tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan nilai tanggung jawab terhadap alam sejak dini.

"Ekoteologi merupakan upaya nyata untuk membangun kesadaran cinta lingkungan di kalangan siswa. Kami ingin peserta didik memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik, sekaligus mendorong mereka untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Efni.

"Peluncuran Eco-Owly ini menegaskan peran MAN 2 Pekanbaru sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan," imbuhnya.

Dengan hadirnya Eco-Owly, semangat menjaga bumi kini tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan konkret yang melibatkan seluruh warga madrasah. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah lainnya dalam membangun budaya ramah lingkungan yang berkelanjutan. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-ecoowly-diluncurkan-man-2-pekanbaru-perkuat-gerakan-peduli-lingkungan-dan-riset.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)