DPRD Kuansing Minta Pembangunan Astaka MTQ Digesa dalam Waktu 30 hari

Logo

TELUKKUANTAN, RIAUHITS.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuansing melalui Komisi III DPRD Kabupaten Kuansing melakukan peninjauan pembangunan Astaka Utama MTQ Riau di eks Pasar Bawah-Taman Jalur Teluk Kuantan, Selasa (26/5/2026).


Peninjauan itu dipimipin Ketua DPRD Kuansing H Juprizal SE MSi bersama Ketua Komisi III DPRD Maulana Imam Saleh, Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, bersama rekanan pelaksana proyek pembangunan Astaka Utama MTQ Riau. 


Dihadapan kepala Dinas PUPR, Ketua DPRD H Juprizal menanyakan persentase dan skedul pekerjaan. Ia dan Komisi III yang turun meminta agar pekerjaan pembangunan Astaka Utama MTQ Riau ini digesa. Sebab, pelaksanaan MTQ Riau tinggal 30 hari kedepan. 


"Iya, tadi ami minta pada rekanan dan Dinas PUPR menggesa pekerjaan sehingga bisa digunakan saat MTQ Riau. Kalau pembangunan astaka ini tidak cepat diselesaikan, maka penilaian orang-orang kota tidak siap untuk menggelar kegiatan tahunan ini.  Tapi ingat, kualitas harus di jaga. Jangan asal siap," ujar Jufrizal.


Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer kepada wartawab, Rabu (27/5/2026) mengatakan kalau mereka tetap berupaya menggesa pekerjaan di lapangan.  Bahkan pihaknya tetap melakukan pengawasan pekerjaan di lapangan agar kualitas tetap terjaga. 


PUPR maupun rekanan, kata Ade, tetap yakin kalau Astaqa ini bisa digunakan pada saat helat MTQ Riau. Pihaknya juga melibatkan berbagai instansi dalam rangka percepatan kerja di lapangan.

 "Kalau siap 100 persen tentu tidak. Tapi untuk bisa digunakan pada MTQ Riau, kami tetap optimis. Kami juga melibatkan beberapa dinas yang terkait dengan kegiatan ini," kata Ade. 


Saat ini, pekerjaan fisik di lapangan sedang menyiapkan boxting dan perancah untuk cor lantai dua. Kemudian halaman, juga segera mulai di pasang paping blok.

 "Kalau dilihat sekarang masih sesuai skema atau tahapan. Ini selalu kami awasi setiap hari. Tujuanya tentu selain kualitas, kami juga memastikan pekerjaan ini terus dilaksanakan setiap hari," kata Ade Fahrer 


Pembangunan Astaqa Utama ini, sesuai kontrak berakhir 31 Agustus 2026. Sekarang ini, PUPR dan rekanan menggesa bagaimana itu bisa digunakan pada saat MTQ Riau mendatang.

"Sekali lagi, kami oftimis. Bahkan kami pastikan astaka ini rampung sebelum acara di mulai. Kami juga minta doa masyarakat Kuansing supaya pekerjaan ini lancar," terang Ade Fahrer. (yas)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-dprd-kuansing-minta-pembangunan-astaka-mtq-digesa-dalam-waktu-30-hari.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)